DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Hubungan Screen Time dan Tingkat Interaksi Sosial dengan Tingkat Autism Spectrum Disorder
PENGARANG:MAOLIN BINTANG JAYA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-12


Autism Spectrum Disorder (ASD) merupakan gangguan neuroperkembangan yang ditandai dengan hambatan interaksi sosial, gangguan komunikasi, serta perilaku repetitif. Faktor lingkungan seperti screen time dan tingkat interaksi sosial sering dikaitkan dengan karakteristik perkembangan anak dengan ASD dan berpotensi memengaruhi fungsi sosial serta perilaku sehari-hari. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan screen time dan tingkat interaksi sosial dengan tingkat ASD pada anak yang menjalani terapi di Poliklinik Rehabilitasi Medik RSUD Ulin Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional terhadap 56 anak dengan ASD yang memengaruhi kriteria inklusi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Fisher’s exact test dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar reponden memiliki screen time kategori rendah-sedang (73,2%) tinggi-sangat tinggi (26,8%), dan tingkat interaksi sosial ringan-sedang (3,6%) serta berat (96,4%), dengan tingkat ASD ringan-sedang (71,4%) berat (28,6%). Terdapat screen time dan tingkat ASD dengan nilai p-value = 0,321 dan tingkat interaksi sosial dan tingkat ASD dengan nilai p-value = 1,000. Kesimpulan penelitian adalah tidak terdapat hubungan yang signifikan antara screen time dengan tingkat ASD maupun antara tingkat interaksi sosial dengan tingkat ASD.

 

 

Kata-kata kunciautism spectrum disorderscreen time, interaksi sosial, CARS

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI