DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERBEDAAN TEKANAN DARAH PADA IMT NORMAL DAN IMT OVERWEIGHT SETELAH DILAKUKAN COLD PRESSOR TEST Tinjauan Pada Mahasiswa PSKPS FKIK ULM | |
| PENGARANG | : | NATHANIA BELLA SYARIP PANIJA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-12 |
Hipertensi sering tidak bergejala dan salah satu faktor risikonya adalah
kelebihan berat badan. Cold Pressor Test (CPT) dapat menilai reaktivitas
kardiovaskular melalui perubahan tekanan darah akibat paparan dingin. Penelitian
ini menganalisis perbedaan tekanan darah pada mahasiswa dengan IMT normal dan
IMT overweight setelah CPT menggunakan desain quasi experimental pre test–post
test. Sebanyak 60 mahasiswa PSKPS FKIK Universitas Lambung Mangkurat (usia
17–23 tahun) dibagi menjadi IMT normal (n=30) dan IMT overweight (n=30).
Tekanan darah sistolik (TDS) dan diastolik (TDD) diukur sebelum dan sesudah CPT
(perendaman tangan dalam air es 1–4°C selama 2 menit). Data berdistribusi normal
(Shapiro–Wilk, p>0,05) dan dianalisis dengan uji t berpasangan serta uji t tidak
berpasangan. Tidak terdapat perubahan bermakna TDS maupun TDD pre–post dalam
masing-masing kelompok (p>0,05). Namun, kelompok IMT overweight memiliki
TDS lebih tinggi dibanding IMT normal baik sebelum (p=0,008) maupun sesudah
CPT (p=0,006), serta TDD lebih tinggi sebelum CPT (p=0,036), sedangkan TDD
sesudah CPT tidak berbeda bermakna (p=0,242). Temuan ini menunjukkan IMT
overweight berkaitan dengan tekanan darah basal lebih tinggi dan mempertahankan
TDS lebih tinggi setelah CPT.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI