DIGITAL LIBRARY



JUDUL:HUBUNGAN PERSENTASE BLAS TERHADAP KADAR UREUM DAN KREATININ PADA LEUKEMIA MIELOBLASTIK AKUT
PENGARANG:DIVA ALIFIA HELDI NABILA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-12


Leukemia Mieloblastik Akut (LMA) merupakan keganasan hematologi yang ditandai oleh proliferasi abnormal sel blas di sumsum tulang dan darah tepi, yang berpotensi memengaruhi fungsi organ, termasuk ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan persentase sel blas, baik di sumsum tulang maupun darah tepi, terhadap kadar ureum dan kreatinin pada pasien LMA dewasa di RSUD Ulin Banjarmasin periode 2024–2025. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelatif dengan pendekatan cross-sectional dan pengambilan data secara retrospektif. Sampel ditentukan dengan total sampling terhadap 47 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara persentase blas sumsum tulang dan darah tepi terhadap kadar ureum bersifat negatif sangat lemah dan tidak signifikan (p>0,05). Sebaliknya, hubungan antara persentase blas sumsum tulang terhadap kadar kreatinin menunjukkan korelasi positif moderat dan signifikan (r=0,304; p=0,038), sedangkan blas darah tepi menunjukkan hubungan tidak signifikan (p>0,05). Kesimpulannya, semakin tinggi persentase blas sumsum tulang, semakin tinggi kadar kreatinin, yang menandakan adanya keterkaitan antara beban proliferasi sel blas dengan penurunan fungsi ginjal pada pasien LMA dewasa.

 

Kata-kata kunci: leukemia mieloblastik akut, blas, ureum, kreatinin

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI