DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | HUBUNGAN ANTARA MENOPAUSE DENGAN FUNGSI KOGNITIF DAN TINGKAT KEMANDIRIAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEKAPURAN RAYA | |
| PENGARANG | : | ALYA KHAIRUN NISA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-12 |
Menopause merupakan suatu fase alamiah pada wanita yang ditandai berhentinya siklus menstruasi selama 12 bulan berturut-turut. World Health Organization (WHO) memproyeksikan pada tahun 2030 akan terdapat 1,2 miliar wanita berusia 50 tahun ke atas. Menopause dialami wanita usia 45 hingga 55 tahun. Menopause terjadi akibat penurunan produksi hormon estrogen oleh ovarium yang berpotensi memengaruhi fungsi kognitif dan tingkat kemandirian pada wanita usia lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan antara menopause dengan fungsi kognitif dan tingkat kemandirian di Wilayah Kerja Puskesmas Pekapuran Raya. Penelitian menggunakan desain cross-sectionaldengan jumlah responden sebanyak 91 orang yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pemeriksaan Mini Mental State Examination (MMSE) untuk menilai fungsi kognitif dan kuesioner pemeriksaan Activity of Daily Living (ADL) dengan instrument indeks barthel modifikasi untuk menilai tingkat kemandirian. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian responden mengalami penurunan fungsi kognitif dan tingkat kemandirian, namun analisis statistik menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara status menopause dengan fungsi kognitif (p > 0,05) tetapi terdapat hubungan signifikan antara status menopause dengan tingkat kemandirian (p < 0,05). Disimpulkan, menopause tidak berhubungan dengan fungsi kognitif tetapi berhubungan dengan tingkat kemandirian pada wanita di Wilayah Puskesmas Pekapuran Raya.
Kata-kata kunci : menopause, fungsi kognitif, tingkat kemandirian
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI