DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | HUBUNGAN ANTARA MENOPAUSE DENGAN KEJADIAN DIABETES MELITUS DAN OBESITAS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEKAPURAN RAYA | |
| PENGARANG | : | INDAH AULIA SAFRINA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-12 |
Menopause merupakan fase fisiologis pada wanita yang ditandai dengan berhentinya menstruasi secara permanen sebagai akibat dari penurunan kadar hormon estrogen. Perubahan hormonal dapat memengaruhi berbagai proses metabolisme dalam tubuh, terutama metabolisme glukosa dan distribusi lemak, sehingga secara teori meningkatkan risiko terjadinya diabetes melitus dan obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status menopause dengan kejadian diabetes melitus dan obesitas pada wanita di wilayah kerja Puskesmas Pekapuran Raya. Penelitian ini menggunakan metode observasional dengan desain cross-sectional. Sampel diperoleh melalui teknik accidental sampling pada wanita yang berkunjung ke Puskesmas Pekapuran Raya dan memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terpimpin, pemeriksaan glukosa darah sewaktu menggunakan alat glucometer EasyTouch GCU, serta pengukuran berat dan tinggi badan untuk menentukan Indeks Massa Tubuh (IMT). Analisis data dilakukan menggunakan uji Fisher’s Exact Test. Dari total 91 responden, sebanyak 15 orang (16,48%) menderita diabetes melitus dan 53 orang (58,24%) mengalami obesitas. Hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara status menopause dengan kejadian diabetes melitus (p = 1,000), namun terdapat hubungan yang bermakna antara status menopause dengan kejadian obesitas (p = 0,008). Kesimpulannya, menopause tidak berhubungan dengan kejadian diabetes melitus, tetapi berhubungan secara bermakna dengan kejadian obesitas pada wanita di wilayah kerja Puskesmas Pekapuran Raya.
Kata-kata kunci: menopause, diabetes melitus, obesitas
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI