DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Hubungan antara Nyeri Post Operasi Open Reduction Internal Fixation dengan Kualitas Tidur Pasien Rawat Inap di RSUD Ulin Banjarmasin | |
| PENGARANG | : | REVALINA PUTERI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-13 |
Latar Belakang: Fraktur merupakan cedera tulang yang memerlukan tindakan pembedahan salah satunya Open Reduction Internal Fixation. Proses pembedahan ini menimbulkan nyeri akibat sayatan pada jaringan dan pemasangan pen pada tulang. Nyeri yang tidak tekontrol memicu aktivasi sistem saraf simpatis dan menggangu proses tidur pasien yang dapat menurunkan kualitas tidur pasien
Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara nyeri post Open Reduction Internal Fixation (ORIF) dengan kualitas tidur pasien rawat inap di RSUD Ulin Banjarmasin.
Metode: Penelitian kuantitatif dilakukan menggunakan kuesioner Numeric Rating Scale dan Richard Cambell Sleep Qusionnaire pada 30 responden dengan teknik purposive sampling pada bulan September – November 2025 di Ruang Kenanga RSUD Ulin Banjarmasin, analisis dilakukan menggunakan uji univariat dan bivariat dengan uji korelasi Spearmen.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden mengalami nyeri berat sebanyak 27 orang (90,0%) dan mengalami kualitas tidur buruk sebanyak 27 orang (90,0%). Hasil analisis dengan kolerasi spearmen didapatkan adanya hubungan antara nyeri post ORIF dengan kualitas tidur dengan p-value 0,001 (p<0,05).
Diskusi: Nyeri post ORIF dapat memicu aktivasi sistem saraf simpatis akibat respon inflamasi dari proses penyembuhan luka. Aktivasi ini dapat menghambat proses tidur yang berperan dalam pemulihan fisiologis pasien. Kualitas tidur yang buruk dapat menghambat proses penyembuhan luka fraktur karena tidur berperan dalam regulasi hormonal, respon imun, dan regenerasi jaringan selama masa pemulihan.
Kata Kunci: Fraktur, ORIF, Nyeri, Kualitas Tidur
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI