DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Korelasi antara Interval QT dengan Kadar Gula Darah pada Pasien Hemodialisis
PENGARANG:FARHANAQILAH MAZAYA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-13


Interval QTc pada elektrokardiogram merupakan indikator penting repolarisasi ventrikel yang berhubungan dengan risiko aritmia dan kematian jantung mendadak. Pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis sering mengalami gangguan metabolik, termasuk fluktuasi kadar gula darah, yang diduga berperan terhadap perubahan interval QTc. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara interval QTc dengan kadar gula darah pada pasien hemodialisis. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain potong lintang menggunakan data sekunder rekam medis pasien yang menjalani hemodialisis di Instalasi Gawat Darurat RSUD Ulin Banjarmasin periode Januari–Desember 2024. Sampel penelitian berjumlah 144 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Data interval QTc diperoleh dari pemeriksaan elektrokardiogram dan dikoreksi menggunakan rumus Bazett, sedangkan kadar gula darah diperoleh dari hasil pemeriksaan laboratorium. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman sesuai distribusi data. Sebagian besar pasien memiliki kadar gula darah dalam rentang normal hingga hiperglikemia ringan dengan median 122 (36-436) mg/dL. Sedangkan interval QTc relatif panjang dengan mean 464.40 ms dan standar deviasi 32.530 ms. Analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat korelasi yang bermakna antara interval QTc dengan kadar gula darah pada pasien hemodialisis, (p = 0,706, r = 0,032). Berdasarkan penelitian ini tidak terdapat hubungan yang signifikan antara interval QTc dan kadar gula darah pada pasien hemodialisis.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI