DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Hubungan Lemak Subkutan dan Lemak Viseral dengan Kejadian Kolelitiasis di RSUD Ulin Banjarmasin
PENGARANG:ANDI CLARIZZA DHEA NAFADHIKA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-14


Kolelitiasis merupakan penyakit sistem bilier yang sering dijumpai dan berkaitan dengan berbagai faktor risiko, salah satunya obesitas. Lemak tubuh, terutama lemak subkutan dan lemak viseral, diduga berperan dalam pembentukan batu empedu melalui peningkatan sekresi kolesterol ke dalam empedu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lemak subkutan dan lemak viseral dengan kejadian kolelitiasis di RSUD Ulin Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian berjumlah 64 orang yang terdiri dari 33 pasien kolelitiasis dan 31 pasien bukan kolelitiasis, yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Lemak subkutan diukur menggunakan skinfold caliper dan dihitung dengan persamaan Durnin & Womersley serta persamaan Siri, sedangkan lemak viseral diprediksi menggunakan rasio lingkar pinggang-panggul (RLPP). Data kejadian kolelitiasis diperoleh dari rekam medis. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara lemak subkutan dengan kejadian kolelitiasis (p = 0,470) maupun antara lemak viseral dengan kejadian kolelitiasis (p = 0,611). Disimpulkan bahwa lemak subkutan dan lemak viseral tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian kolelitiasis di RSUD Ulin Banjarmasin.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI