DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | KORELASI NILAI BONE MINERAL DENSITY DENGAN SKOR KUALITAS HIDUP PADA LANSIA DENGAN OSTEOPOROSIS | |
| PENGARANG | : | JONATHAN PUTERA WIJAYA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-14 |
ABSTRAK
KORELASI NILAI BONE MINERAL DENSITY DENGAN SKOR KUALITAS HIDUP PADA LANSIA DENGAN OSTEOPOROSIS
Jonathan Putera Wijaya
Osteoporosis adalah suatu kondisi sistemik pada tulang yang sering mengakibatkan penurunan kualitas hidup bagi orang tua karena peningkatan kemungkinan patah tulang dan keterbatasan dalam aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara nilai Kepadatan Mineral Tulang (BMD) dan skor kualitas hidup pada orang tua yang menderita osteoporosis di Poliklinik Geriatri RSUD Ulin Banjarmasin. Dengan menggunakan desain penelitian cross-sectional yang melibatkan 55 responden yang dipilih melalui purposive sampling, data mengenai nilai BMD didapatkan dari rekam medis dan kualitas hidup dinilai menggunakan kuesioner QUALEFFO-41. Analisis statistik yang dilakukan dengan uji korelasi Pearson menghasilkan nilai p-value sebesar (p p-value di ketiga situs> 0,05 dengan koefisien korelasi di ketiga situs (r=0.169,r=0.088,r=-0.046). Temuan ini menyimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan secara statistik antara nilai BMD dan kualitas hidup dalam populasi yang diteliti. Ini menunjukkan bahwa kualitas hidup orang tua yang mengalami osteoporosis mungkin dipengaruhi oleh berbagai faktor lain yang lebih dari sekadar kepadatan massa tulang.
Kata-kata kunci:Bone Mineral Density, Kualitas Hidup, Lansia, Osteoporosis, QUALEFFO-41.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI