DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Gambaran Perilaku Melukai Diri Sendiri Atau Self Harm Pada Remaja SMAN 3 Banjarmasin
PENGARANG:ANNISA AYU DWI HAPSARI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-14


Self-harm adalah bentuk ekspresi emosi yang tidak mampu diungkapkan

secara verbal akibat rasa sakit psikis yang dirasakan pelaku. Biasanya perilaku ini

dilakukan bukan upaya untuk mengakhiri hidup. Fenomena self-harm kini

semakin umum terjadi di kalangan remaja dan menjadi ancaman serius bagi

kesehatan mental karena dapat berdampak negatif terhadap kondisi fisik maupun

psikologis dalam jangka panjang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui

gambaran perilaku melukai diri atau self-harm pada remaja SMAN 3 banjarmasin.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif observasional. Sampel

dalam penelitian ini adalah siswa kelas X yang berjumlah 140 sampel yang dipilih

menggunakan simple random sampling yang telah memenuhi inklusi dan ekslusi.

Pengumpulan data menggunakan kuesioner self-harm inventory, olweus bullying

victim questionnaire, generalized anxiety disorder, children’s depression

inventory. Kesimpulan penelitian ini didapatkan bahwa siswa kelas X SMAN 3

Banjarmasin memiliki kecenderungan self-harm dengan tingkat keparahan ringan

(65,7%). Jenis self-harm yang ditemukan terdiri dari streotype self-injury

(61,4%) dan moderate self-mutilation (64,3%). Ditemukan intensitas self-

harm pada siswa >10 kali (26,4%) dengan pravelensi lebih tinggi pada perempuan

(69,2%). Perilaku ini dapat terjadi tanpa kecemasan (41,1%), atau depresi

(43,9%). Faktor lain yang berpengaruh, seperti status ekonomi menengah

(47,7%), kecenderungan bullying rendah (96,3%), serta penggunaan media sosial

yang berpotensi mempengaruhi remaja dalam melakukan self-harm.

 

Kata-kata kunci: self-harm, melukai diri, remaja

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI