DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Pengaruh Autonomous Sensory Meridian Response (ASMR) terhadap Tingkat Stres Mahasiswa Tingkat Awal PSKPS FKIK ULM | |
| PENGARANG | : | SITI HADIJAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-14 |
Stres merupakan respons fisiologis dan psikologis yang muncul saat seseorang mengalami tekanan berlebihan, terutama pada mahasiswa kedokteran yang menghadapi tuntutan akademik tinggi, terutama bagi mahasiswa tingkat awal yang sedang menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Autonomous Sensory Meridian Response (ASMR) dipertimbangkan sebagai intervensi non-farmakologis yang berpotensi untuk menghasilkan efek relaksasi dan membantu mengurangi stres. Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh ASMR terhadap tingkat stres pada mahasiswa tingkat awal PSKPS FKIK ULM. Desain penelitian yang digunakan adalah true experimental dengan metode pretest–posttest control group. Dari 147 mahasiswa aktif, dilakukan purposive sampling, lalu dilakukan randomisasi untuk menentukan 40 responden, dengan tiap kelompok beranggotakan 20 orang. Tingkat stres diukur menggunakan Perceived Stress Scale (PSS-10), dan analisis data dilakukan dengan uji fisher-freeman-halton exact test. Hasil uji analisis fisher freeman halton exact test menunjukkan adanya pengaruh jika nilai p<0.05. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p=0,082yang menandakan tidak terdapat pengaruh signifikan secara statistik dari intervensi ASMR terhadap tingkat stres. Namun, secara deskriptif ditemukan adanya tren penurunan tingkat stres pada kelompok perlakuan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Kesimpulan penelitian ini adalah ASMR tidak berpengaruh terhadap tingkat stres mahasiswa tingkat awal PSKPS FKIK ULM.
Kata-kata kunci: tingkat stres, mahasiswa kedokteran, mahasiswa tingkat awal
kesehatan mental ASMR, PSS-10
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI