DIGITAL LIBRARY



JUDUL:BUDIDAYA AGROFORESTRI PADA PERLADANGAN GILIR BALIK OLEH MASYARAKAT DUSUN PANIUNGAN DESA MALILINGIN KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN
PENGARANG:AHMAD SAIRAJI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-15


Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis tanaman agroforestri yang dibudidayakan, menganalisis tahapan serta teknik budidaya, dan mengkaji pengelolaan ruang tanam beserta penyesuaian musim dan kondisi tapak pada praktik perladangan gilir balik. Lokasi penelitian berada di KTH Suka Maju, Dusun Paniungan, Desa Malilingin, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan; penelitian dilaksanakan pada Agustus–Oktober 2025. Metode yang digunakan ialah kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnoekologi melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi; responden dipilih secara purposive melibatkan 18 responden utama dan 1 responden kunci. Hasil penelitian menunjukkan masyarakat mengelola 20 jenis tanaman yang dikelompokkan ke dalam tanaman semusim, rempah, MPTS, herba, dan kayu; kategori MPTS menjadi yang dominan, diikuti rempah dan semusim. Rangkaian budidaya berlangsung melalui pembukaan lahan dengan gotong royong atau mambilupah, tebas-tebang selektif, pengumpulan biomassa, serta pembakaran terkendali, lalu dilanjutkan pengolahan lahan dan penanaman tanaman semusim serta rempah pada awal musim hujan. Tanaman tahunan dan MPTS disisipkan secara bertahap menyesuaikan ketersediaan bibit dan curah hujan, sedangkan fase bera berlangsung sekitar 2-5 tahun dengan indikator pemulihan berupa penutup tanah rapat, seresah menumpuk, dan kondisi tanah lebih lembap. Praktik budidaya tersebut memperlihatkan strategi adaptif masyarakat desa hutan yang menyeimbangkan kebutuhan hasil jangka pendek dan investasi tanaman tahunan, sekaligus menjaga fungsi ekologis lahan dalam siklus perladangan gilir balik.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI