DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Pengaruh Peer Group Education Terhadap Pengetahuan Pencegahan Sexual Abuse pada Remaja Putri di SMAN 7 Banjarmasin
PENGARANG:RENNY AULIARAHMAN AGUSTIANI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-15


Latar Belakang: Kekerasan seksual (sexual abuse) pada remaja masih menjadi permasalahan serius di bidang kesehatan dan sosial. Data Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI PPA) menunjukkan bahwa pada tahun 2023 terdapat lebih dari 15.000 kasus kekerasan terhadap anak di Indonesia, dengan lebih dari 50% merupakan kekerasan seksual, dan kelompok usia 13–18 tahun menjadi korban terbanyak. Tingginya angka tersebut menunjukkan bahwa remaja merupakan kelompok yang sangat rentan, salah satunya dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan yang belum merata mengenai bentuk dan pencegahan sexual abuse.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan remaja mengenai sexual abuse pada remaja putri di SMAN 7 Banjarmasin
Metode: Penelitian menggunakan desain pre-quasi experimental dengan pendekatan one group pre-test–post-test. Sampel berjumlah 137 remaja putri yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen berupa kuesioner pengetahuan pencegahan kekerasan seksual. Analisis data menggunakan uji statistik yang membandingkan skor sebelum dan sesudah intervensi. Instrumen penelitian berupa kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan persentase.
Hasil: Peer group education menunjukkan bahwa hasil analisis statistik menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari peer group education terhadap pengetahuan pencegahan sexual abuse pada remaja putri di SMAN 7 Banjarmasin. Perbedaan nilai rata-rata pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi terbukti secara statistik dengan nilai p-value sebesar 0,001 (α < 0,05), yang menandakan bahwa pendidikan kesehatan melalui pendekatan sebaya efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja
Diskusi: Peer group education berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan pencegahan sexual abuse pada remaja putri. Pendekatan berbasis sebaya direkomendasikan sebagai strategi edukasi di sekolah karena aksesibel, relevan secara sosial, serta mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih partisipatif. Kata Kunci: peer group education, pengetahuan, sexual abuse , remaja putr

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI