DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MODEL FAKTOR RISIKO KEJADIAN STROKE PADA PENDUDUK USIA PRODUKTIF DI PROVINSI KALIMANTAN SELATAN (Analisis Data Sekunder Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023)
PENGARANG:MEUTYA AZ ZAHRA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-15


Stroke merupakan penyakit serebrovaskular yang ditandai dengan

gangguan fungsional otak akibat terganggunya peredaran darah ke otak dan dapat

menyebabkan kecacatan hingga kematian. Stroke masih menjadi salah satu

penyebab utama kematian dan disabilitas. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun

2023 menunjukkan prevalensi kejadian stroke di Provinsi Kalimantan Selatan

sebesar 9,5‰. Tingginya angka tersebut menunjukkan pentingnya analisis faktor-

faktor yang berhubungan dengan kejadian stroke pada penduduk usia produktif.

Penelitian ini menganalisis hubungan faktor medis, faktor perilaku, dan faktor

lainnya dengan kejadian stroke berdasarkan data SKI 2023. Penelitian ini

menggunakan desain cross sectional dengan jumlah sampel 15.247 responden. Data

diperoleh dari data sekunder dan dianalisis menggunakan uji chi-square untuk

analisis bivariat dan regresi logistik untuk analisis multivariat. Hasil analisis

bivariat menunjukkan bahwa riwayat hipertensi (p-value = 0,0001), riwayat

diabetes mellitus (p-value = 0,0001), riwayat penyakit jantung (p-value = 0,0001),

konsumsi makanan berlemak atau berkolesterol (p-value = 0,0001), konsumsi

makanan asin (p-value = 0,0001), dan aktivitas fisik (p-value = 0,001) berhubungan

dengan kejadian stroke, sedangkan perilaku merokok (p-value = 0,550) dan jenis

kelamin (p-value = 0,821) tidak berhubungan. Hasil analisis pemodelan

menunjukkan bahwa penduduk usia produktif dengan kombinasi faktor tersebut

memiliki probabilitas mengalami stroke sebesar 12,2%, dengan riwayat hipertensi

sebagai faktor paling berpengaruh (PR = 24,197).

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI