DIGITAL LIBRARY



JUDUL:FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG PADA AKSEPTOR KB WANITA USIA SUBUR (Studi Observasional Analitik di Wilayah Kerja Puskesmas Banjarbaru Utara)
PENGARANG:SARAH NOOR HAFIZAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-15


Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) memiliki efektivitas yang lebih tinggi dibandingkan metode kontrasepsi jangka pendek, tetapi penggunaannya masih tergolong rendah. Di Kalimantan Selatan, proporsi pengguna MKJP hanya 9,36%, jauh lebih rendah dibandingkan non-MKJP yang mencapai 90,64%. Salah satu penyebabnya adalah masih adanya ketakutan pada akseptor KB terhadap efek samping MKJP. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor yang berhubungan dengan penggunaan MKJP pada akseptor wanita usia subur di wilayah kerja Puskesmas Banjarbaru Utara. Penelitian menggunakan desain cross-sectional pada 98 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Variabel yang diteliti meliputi sikap, komunikasi suami-istri, dukungan tenaga kesehatan, dan paparan media massa. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara sikap (p=0,009), komunikasi suami-istri (p=0,001), serta dukungan tenaga kesehatan (p=0,011) dengan penggunaan MKJP. Adapun pada variabel paparan media massa tidak menunjukkan hubungan signifikan dengan penggunaan MKJP (p=0,330). Temuan ini menunjukkan bahwa faktor sosio-psikologis dan faktor pelayanan memiliki peran penting dalam keputusan penggunaan MKJP. Kesimpulan hasil penelitian ini menggarisbawahi pentingnya penguatan edukasi dan konseling, peningkatan komunikasi pasangan, serta dukungan tenaga kesehatan untuk mendorong penggunaan MKJP.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI