DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Analisis Manajemen Risiko Banjir di Kabupaten Banjar
PENGARANG:IRVAN YUDISTIRO
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-19


Kabupaten Banjar merupakan salah satu wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan yang memiliki tingkat kejadian banjir relatif tinggi. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh meluapnya Sungai Martapura dan Sungai Riam Kanan, curah hujan yang tinggi, serta perubahan tata guna lahan. Peristiwa banjir besar pada awal tahun 2021 menyebabkan kerusakan infrastruktur, terganggunya aktivitas masyarakat, serta evakuasi penduduk dalam jumlah besar. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (2013), Kabupaten Banjar termasuk dalam wilayah dengan indeks risiko bencana banjir yang tinggi.

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko banjir, menganalisis tingkat risiko banjir pada setiap kecamatan di Kabupaten Banjar, serta menyusun rekomendasi pengendalian banjir yang sesuai dengan kondisi wilayah. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada masyarakat. Analisis risiko dilakukan menggunakan metode Severity Index untuk menilai probabilitas dan dampak risiko, yang selanjutnya dipetakan ke dalam Probability Impact Matrix guna menentukan tingkat risiko banjir.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 34 variabel risiko banjir di Kabupaten Banjar. Tingkat risiko banjir bervariasi antar kecamatan, di mana beberapa kecamatan seperti Astambul, Beruntung Baru, Martapura Barat, dan Cintapuri Darussalam termasuk dalam kategori risiko tinggi (high), sedangkan kecamatan lainnya berada pada kategori risiko sedang (medium). Berdasarkan hasil analisis tersebut, disusun rekomendasi pengendalian banjir yang meliputi pengendalian struktural dan non-struktural. Pengendalian struktural meliputi pembangunan bendungan, kolam retensi, check dam, polder, river improvement, dan tanggul. Sementara itu, pengendalian non-struktural meliputi pengelolaan daerah aliran sungai (DAS), pengaturan tata guna lahan, pengendalian erosi, pengembangan dan pengaturan daerah rawan banjir, penanganan kondisi darurat, sistem peramalan dan peringatan dini, penegakan hukum (law enforcement), penyuluhan kepada masyarakat, serta penerapan asuransi bencana.

 

Kata kunci: Analisis risiko, Severity Indeks, upaya pengendalian, pengendalian banjir Kabupaten Banjar.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI