DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Analisis Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Potensi Interaksi Obat Pada Pasien Tuberkulosis Paru Di RSD Idaman Banjarbaru Tahun 2023
PENGARANG:RIFQY KOESWANDI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-19


Interaksi obat merupakan permasalahan penting yang dapat memengaruhi efektivitas terapi dan menimbulkan efek samping yang merugikan, khususnya pada pasien tuberkulosis (TB) paru yang menjalani terapi kombinasi obat antituberkulosis (OAT) serta obat lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi interaksi obat dan faktor-faktor yang memengaruhinya pada pasien TB paru di RSD Idaman Banjarbaru tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif non-eksperimental dengan pengumpulan data secara retrospektif dari Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB) RSD Idaman Banjarbaru. Sampel terdiri dari 86 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis potensi interaksi obat dilakukan menggunakan Lexicomp®, sementara pengaruh faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, komorbiditas, dan jumlah obat dianalisis menggunakan regresi logistik biner. Hasil menunjukkan bahwa 93% pasien mengalami potensi interaksi obat, dengan interaksi paling banyak terjadi pada mekanisme farmakokinetik (80,8%). Berdasarkan tingkat keparahan, interaksi moderate mendominasi (79%), sedangkan berdasarkan tingkat risiko, kategori C paling sering terjadi (79%). Faktor jumlah obat terbukti berpengaruh signifikan terhadap potensi interaksi obat (p<0,05).

Kata kunci: Interaksi obat, mekanisme, tingkat keparahan, tingkat risiko, tuberkulosis paru

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI