DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERAN KEPEMIMPINAN DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN KERJA PEGAWAI PADA BADAN PUSAT STATISTIK KOTA BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | DEWI AULIA RAHMA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-20 |
Dewi Aulia Rahma, 2210411120010, 2025. “Peran Kepemimpinan Dalam Meningkatkan Disiplin Kerja Pegawai Pada Badan Pusat Statistik Kota Banjarmasin” Dibawah bimbingan Sugeng Karyadi.
Disiplin kerja merupakan indikator penting dalam menjamin kualitas pegawai, terutama pada instansi strategis seperti Badan Pusat Statistik Kota Banjarmasin yang bertanggung jawab menyediakan data akurat untuk mendukung kebijakan publik. Namun disiplin kerja pada Badan Pusat Statistik Kota Banjarmasin menunjukkan masih ditemukan pelanggaran seperti keterlambatan presensi. Kondisi ini diperparah oleh perubahan sistem struktural ke jabatan fungsional. Dalam hal ini peran kepemimpinan yang efektif dibutuhkan dalam upaya meningkatkan disiplin kerja pegawai Badan Pusat Statistik Kota Banjarmasin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepemimpinan dalam meningkatkan disiplin kerja pegawai pada Badan Pusat Statistik Kota Banjarmasin dan untuk mendeskripsikan peran kepemimpinan dalam meningkatkan disiplin kerja pegawai dan menganalisis faktor penghambat dari peran kepemimpinan dalam meningkatkan disiplin kerja pegawai pada Badan Pusat Statistik Kota Banjarmasin.
Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif untuk mendeskripsikan data atau hasilnya. Sumber data yang digunakan yaitu dari data primer dan data sekunder, dengan instrumen peneliti sendiri, pedoman wawancara, alat tulis, dan alat elektronik. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan menggunakan teknis dari Miles dan Huberman.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan pemimpin dapat dikatakan telah menjalankan peran kepemimpinan dengan baik dalam upaya meningkatkan disiplin kerja pegawai, hal tersebut dianalisis menggunakan teori peran kepemimpinan yaitu peran sebagai katalisator, peran sebagai pemecah masalah, dan peran sebagai komunikator. Secara keseluruhan, peran kepemimpinan yang konsisten dalam memberi teladan disiplin terbukti mampu berkontribusi pada peningkatan disiplin kerja pegawai Badan Pusat Statistik Kota Banjarmasin. Meskipun masih terdapat faktor penghambat yaitu, kendala individu, perbedaan generasi, dan kendala teknis. Disarankan untuk Badan Pusat Statistik Kota Banjarmasin memperkuat peran kepemimpinan dalam membangun budaya kerja disiplin melalui arahan yang jelas, pengawasan konsisten, pelatihan berkelanjutan, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi. Selain itu, diperlukan pembinaan disiplin kerja dan mekanisme alternatif saat kendala teknis terjadi, serta penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji pemanfaatan teknologi digital.
Kata Kunci: Peran Kepemimpinan, Disiplin Kerja, Pegawai
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI