DIGITAL LIBRARY



JUDUL:INOVASI LAYANAN POJOK BACA DIGITAL DI MAL PELAYANAN PUBLIK MITRA PLAZA KOTA BANJARMASIN
PENGARANG:ELDRAWATI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-20


Eldrawati, 2110411320031, 2025, “Inovasi Layanan Pojok Baca Digital di Mal Pelayanan Publik Mitra Plaza Kota Banjarmasin”. Dibawah Bimbingan Anjani.

Perkembangan teknologi digital telah mengubah perilaku baca masyarakat dan mendorong perpustakaan untuk menyediakan layanan yang lebih mudah diakses. Pojok Baca Digital (POCADI) merupakan inovasi yang dihadirkan di Mal Pelayanan Publik Mitra Plaza Kota Banjarmasin untuk meningkatkan literasi digital dan minat baca. Namun, rendahnya minat baca masyarakat serta jumlah pengunjung POCADI yang masih belum stabil menunjukkan adanya kesenjangan antara ketersediaan layanan dan tingkat pemanfaatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana inovasi layanan POCADI dilaksanakan serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambat yang memengaruhi penyelenggaraannya.

Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun observasi penelitian dilakukan di Mal Pelayanan Publik, Mitra Plaza jl. Pekapuran Laut, Kec. Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70234, dengan beberapa informan di antaranya Kepala Bidang Pengembangan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca, Koordinator Pojok Baca Digital, pegawai perpustakaan, serta pengunjung Pojok Baca Digital. Penelitian ini dianalisis dengan lima indikator inovasi yang dikemukakan oleh Everett M. Rogers, yaitu relative advantage (keunggulan relatif), compatibility (kesesuaian), complexity (kerumitan), trialability (kemungkinan dicoba), dan observability (kemudahan diamati).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pojok Baca Digital di Mal Pelayanan Publik Mitra Plaza sudah cukup baik karena telah berfungsi sebagai inovasi layanan literasi digital dengan menyediakan perangkat baca dan akses koleksi digital yang memudahkan pengunjung. POCADI memiliki potensi positif melalui fasilitas yang memadai dan lokasi yang strategis. Namun, pemanfaatannya masih terkendala oleh kurangnya sosialisasi, gangguan teknis pada aplikasi iPusnas, serta rendahnya minat baca masyarakat. Penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun POCADI telah berjalan cukup baik, optimalisasi layanan masih diperlukan agar dapat mendukung peningkatan literasi secara lebih efektif.

Kata Kunci: Pojok Baca Digital, Inovasi Layanan, Literasi Digital.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI