DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Analisis Kebutuhan Air Irigasi di Kabupaten Tanah Laut (Studi Kasus: Kecamatan Tambang Ulang) | |
| PENGARANG | : | ZULFA SAFRIDA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-20 |
Kabupaten Tanah Laut memiliki peluang besar dalam pengembangan sektor pertanian melalui program cetak sawah, khususnya di Kecamatan Tambang Ulang. Keberhasilan program tersebut sangat dipengaruhi oleh ketersediaan air irigasi yang dipengaruhi oleh variasi curah hujan serta keterbatasan sumber air permukaan. Kondisi ini menuntut adanya kajian kebutuhan air irigasi serta penentuan pola tanam yang sesuai dengan kondisi ketersediaan air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan air irigasi pada lahan cetak sawah serta mengevaluasi kesesuaian beberapa alternatif pola tanam berdasarkan kondisi hidrologi wilayah penelitian. Data yang digunakan meliputi data curah hujan dan klimatologi selama 25 tahun yang diperoleh dari Stasiun Klimatologi Kelas I Kalimantan Selatan serta data hujan satelit. Analisis dilakukan melalui perhitungan curah hujan efektif, evapotranspirasi potensial menggunakan metode Penman–Monteith, serta kebutuhan air tanaman berdasarkan koefisien tanaman untuk satu dan beberapa pola tanam. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada skema satu kali pola tanam, kebutuhan air irigasi umumnya masih dapat terpenuhi. Namun, pada pola tanam intensif, terutama pada periode musim kemarau, terjadi defisit air irigasi. Kebutuhan air maksimum tercatat sebesar 0,47 m³/detik pada bulan Juli, sedangkan ketersediaan air hanya sekitar 0,11 m³/detik. Oleh karena itu, penerapan pola tanam bertahap disertai pengaturan waktu tanam dan pengelolaan air yang optimal direkomendasikan guna mendukung keberlanjutan sistem irigasi di wilayah cetak sawah Kabupaten Tanah Laut.
Kata kunci: kebutuhan air, 1 kali pola tanam, simulasi pola tanam, cetak sawah Tanah Laut.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI