DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PELAYANAN IZIN KEGIATAN KESENIAN MELALUI SISTEM INFORMASI PELAYANAN PUBLIK (SIPP) PADA DINAS KEBUDAYAAN, KEPEMUDAAN, OLAHRAGA DAN PARIWISATA KOTA BANJARMASIN
PENGARANG:SOPHIA SEPTIANA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-20


ABSTRAK

Sophia Septiana, 2210411320010, 2025. “Pelayanan Izin Kegiatan Kesenian Melalui Sistem Informasi Pelayanan Publik (SIPP) Pada Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga Dan Pariwisata Kota Banjarmasin” Dibawah bimbingan Avela Dewi

 

Pelayanan izin kegiatan kesenian merupakan bagian penting dalam mendukung keberlangsungan aktivitas seni dan budaya di daerah. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata menerapkan Sistem Informasi Pelayanan Publik (SIPP) sebagai media penyedia informasi pelayanan perizinan kegiatan kesenian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelayanan izin kegiatan kesenian melalui SIPP serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya.

 

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari aparatur dinas dan mahasiswa/pelaku seni sebagai pengguna layanan. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori kualitas pelayanan SERVQUAL yang meliputi dimensi tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan izin kegiatan kesenian melalui SIPP pada Disbudporapar Kota Banjarmasin secara umum telah berjalan cukup baik. Prosedur pelayanan relatif jelas, waktu penyelesaian izin cukup cepat, serta aparatur dinilai responsif dan informatif dalam memberikan pelayanan. Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala, antara lain keterlambatan pembaruan informasi prosedur pada SIPP, keterbatasan sosialisasi sehingga menimbulkan perbedaan pemahaman masyarakat terhadap fungsi SIPP, serta masih adanya ketidaksesuaian dan ketidaklengkapan berkas permohonan izin kegiatan kesenian. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pembaruan informasi, penguatan sosialisasi, serta pendampingan kepada masyarakat agar pemanfaatan SIPP dapat berjalan lebih optimal.

 

Kata Kunci: Pelayanan Publik, Perizinan Kegiatan Kesenian, Sistem Informasi Pelayanan Publik (SIPP).

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI