DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERANCANGAN REST AREA TIPE B DI KABUPATEN ENREKANG, SULAWESI SELATAN | |
| PENGARANG | : | AKHMAD SYAFI'I MA'ARIF | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-21 |
ABSTRAK
Infrastruktur jalan raya berperan sebagai elemen utama dalam menunjang mobilitas transportasi darat. Setiap tahunnya, populasi kendaraan bermotor terus bertambah sejalan dengan pertumbuhan ekonomi serta meningkatnya jumlah penduduk. Bertambahnya volume kendaraan yang melintas di jalan raya tersebut berpotensi memicu naiknya angka kecelakaan lalu lintas. Untuk menekan angka kecelakaan maka dibutuhkan sebuah rest area yang dapat dimanfaatkan oleh pengguna jalan untuk beristirahat. Kehadiran sebuah rest area juga merupakan upaya untuk meningkatkan ekonomi lokal dan mengangkat karakter budaya setempat. Pada saat ini, di Kabupaten Enrekang terdapat sebuah rest area yang sudah tidak berfungsi maksimal karena fasilitas yang kurang memadai. Pendekatan arsitektur regionalisme Massenrempulu merupakan upaya untuk memberikan fitur regional dan juga sebagai bentuk kritik terhadap krisis identitas yang ada. Konsep program yang digunakan adalah integrated rest area, yaitu konsep yang mengintegrasikan fungsi dan potensi lokal. Tujuan dari penerapan konsep ini yaitu memenuhi fungsi utama sebagai tempat istirahat tetapi juga sebagai upaya untuk meningkatkan ekonomi lokal serta pengembangan budaya.
Kata kunci: Rest Area, Regionalisme, Massenrempulu
ABSTRACT
Road infrastructure plays a vital role in smooth land transportation. The number of motorized vehicles increases year after year, in line with economic development and rapid population growth. This increase in vehicles on the road inevitably leads to an increase in traffic accidents. To reduce accidents, rest areas are needed for road users to rest. The presence of rest areas also contributes to boosting the local economy and enhancing local cultural character. Currently, in Enrekang Regency, there is a rest area that is no longer functioning optimally due to inadequate facilities.The Massenrempulu regional architectural approach attempts to provide regional features and also critiques the existing identity crisis. The program concept used is an integrated rest area, a concept that integrates local functions and potential. The goal of implementing this concept is to fulfill its primary function as a rest area while also enhancing the local economy and cultural development.
Keywords: Rest Area, Regionalism, Massenrempulu
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI