DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Potensi Antibakteri Ekstrak Daun Akasia (Acacia mangium) Asal Banjarbaru dan Batola Terhadap Pertumbuhan Bakteri Propionibacterium acnes
PENGARANG:RISKI AUDI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-21


Daun akasia (Acacia mangium) berdasarkan skrining fitokimia mengandung senyawa flavonoid, tanin, terpenoid, fenol, dan saponin yang diketahui memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi aktivitas antibakteri ekstrak daun A. mangium asal Banjarbaru dan Batola terhadap bakteri Propionibacterium acnes berdasarkan diameter zona hambat, serta menentukan nilai konsentrasi hambat minimum (KHM) dan konsentrasi bunuh minimum (KBM). Ekstraksi daun A. mangium dilakukan dengan metode maserasi. Pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi kertas cakram dengan konsentrasi 30%, 40%, dan 50%. Kontrol positif menggunakan klindamisin 2 µg dan kontrol negatif menggunakan DMSO 10%. Penentuan KHM menggunakan metode dilusi tabung dan KBM menggunakan metode gores. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun A. mangium konsentrasi 30%, 40%, dan 50% dari kedua wilayah memiliki aktivitas antibakteri kategori sangat kuat (> 20 mm). Nilai KHM dan KBM ekstrak daun A. mangium terhadap P. acnes menunjukkan nilai yang sama berturut-turut yaitu pada konsentrasi 7,5% untuk sampel Banjarbaru dan 0,234375% untuk sampel Batola. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun A. mangium asal Banjarbaru dan Batola memiliki aktivitas antibakteri yang bersifat bakteriostatik maupun bakterisida terhadap P. acnes.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI