DIGITAL LIBRARY



JUDUL:FORMULASI DAN UJI SUN PROTECTION FACTOR (SPF) SEDIAAN BEDAK TABUR DAUN PATINDIS (Urophyllum arboreum (REINW. EX BLUME) KORTH.)
PENGARANG:IRSA CHAIRAMUTI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-21


Sinar UV dapat menyebabkan kerusakan jaringan epidermis ringan seperti munculnya kemerahan pada kulit, sun burn, tanning, hiperplasia, dan potensi terkena kanker kulit. Studi beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa bahan alami lebih aman dibandingkan zat aktif sintetis karena risiko iritasi yang lebih rendah. Senyawa-senyawa seperti flavonoid, polifenol, dan tanin telah terbukti memiliki aktivitas fotoprotektif. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh variasi konsentrasi ekstrak terhadap karakteristik fisik dan nilai SPF dari sediaan bedak tabur ekstrak etanol daun patindis. Metode penelitian dimulai dengan pengumpulan dan pengolahan simplisia, pembuatan ekstrak, formulasi dan evaluasi fisik sediaan bedak tabur, serta penentuan aktivitas tabir surya bedak. Hasil penelitian menunjukkan organoleptis bedak berwarna kuning muda pucat hingga kuning kecokelatan, bau khas mawar, tekstur serbuk halus, homogen, 98% melewati ayakan no.150, pH 7,347-7,500, persentase kelembapan 0,24-0,94%, aktivitas air 0,57-0,629, serta nilai SPF tertinggi pada F4 sebesar 9,110. Kesimpulan penelitian ini adalah variasi konsentrasi ekstrak etanol daun patindis mempengaruhi hasil uji organoleptis (warna dan bau), uji pH, uji kelembapan, uji aktivitas air, serta nilai SPF, namun pada uji organoleptis tekstur, uji homogenitas, uji derajat kehalusan tidak berpengaruh.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI