DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERAN DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KOTA BANJARMASIN DALAM PENGENDALIAN BANJIR DI KOTA BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD MAKBUL FATMANEGARA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-26 |
ABSTRAK
Muhammad Makbul Fatmanegara, 2110413210044, 2025. Peran Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Banjarmasin Dalam Pengendalian Banjir Di Kota Banjarmasin. Dibimbing oleh Farid Nofiard.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin dalam pengendalian banjir di Kota Banjarmasin. Fokus penelitian diarahkan pada dua bidang utama, yaitu Bidang Sungai dan Bidang Drainase, yang menjadi pelaksana teknis utama dalam mitigasi dan pengendalian banjir. Kota Banjarmasin dengan kondisi geografis 16 cm berada di bawah permukaan laut dan memiliki banyak aliran sungai menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan air, sehingga diperlukan peran pemerintah daerah yang terencana dan berkelanjutan.Penelitian ini menggunakan teori peran Blakley dengan 3 indikator di dalamnya yaitu peran sebagai koordinator, peran sebagai fasilitator dan peran sebagai stimulator
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pejabat Dinas PUPR Bidang Sungai dan Bidang Drainase. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas PUPR Kota Banjarmasin telah menjalankan perannya secara optimaldalam pengendalian banjir dan penguatan tata kelola lingkungan perkotaan dalam pengendalian banjir di Kota Banjarmasin. Dinas PUPR Kota Banjarmasin memiliki peran strategis dalam pengendalian banjir melalui tiga tahapan sebagaimana teori Blakely, yaitu: (1) sebagai Koordinator, dengan menjalin kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan masyarakat dalam penanganan kawasan rawan banjir; (2) sebagai Fasilitator, melalui penyediaan dan pembangunan infrastruktur pengendalian banjir seperti turap beton, pintu air, rumah pompa, serta sosialisasi regulasi sumber daya air; dan (3) sebagai Stimulator, dengan mendorong keterlibatan masyarakat melalui kegiatan partisipatif seperti kerja bakti, lomba angkat lumpur, dan program komunitas peduli sungai. Selain itu, peran tersebut dijalankan berdasarkan empat aspek utama sesuai Peraturan Wali Kota Banjarmasin Nomor 58 Tahun 2022, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi penyelenggaraan pendayagunaan sumber daya air.
Kepada Dinas PUPR Kota Banjarmasin, diharapkan dapat terus meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait serta memperluas program sosialisasi kepada masyarakat agar kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat.
Kata Kunci: Peran, Dinas PUPR, Pengendalian Banjir, Kota Banjarmasin, Sungai, Drainase.
ABSTRACT
Muhammad Makbul Fatmanegara. 2110413210044. 2025.The Role of the Public Works and Spatial Planning Office (PUPR) of Banjarmasin City in Flood Control in Banjarmasin City.Supervised by Farid Nofiard.
This study aims to identify and analyze the role of the Public Works and Spatial Planning Office (PUPR) of Banjarmasin City in flood control within the city. The research focuses on two main divisions the River Division and the Drainage Division which serve as the primary technical implementers in flood mitigation and control. Banjarmasin City, located 16 cm below sea level and intersected by numerous rivers, faces major challenges in water management, requiring a well-planned and sustainable role from the local government. This research employs Blakely’s theory of roles, which consists of three indicators: the role as a coordinator, the role as a facilitator, and the role as a stimulator.
The study uses a qualitative descriptive approach with data collected through in-depth interviews, field observations, and documentation. Research informants include officials from the PUPR Office’s River and Drainage Divisions. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing.
The research findings indicate that Public Works and Spatial Planning Office (PUPR) of Banjarmasin City has carried out its role optimally in flood control and in strengthening urban environmental governance in managing floods in Banjarmasin City. The PUPR Office of Banjarmasin City holds a strategic role in flood control through three stages as stated in Blakely’s theory: (1) as a Coordinator, by fostering collaboration among local government, central government, and the community in handling flood-prone areas; (2) as a Facilitator, through the provision and construction of flood control infrastructure such as concrete embankments, water gates, pumping houses, as well as the dissemination of water resource regulations; and (3) as a Stimulator, by encouraging community participation through activities such as community clean-ups, mud dredging competitions, and river care programs. Moreover, these roles are implemented based on four main aspects according to Banjarmasin Mayor Regulation Number 58 of 2022, namely planning, implementation, monitoring, and evaluation of water resource utilization management.
It is recommended that the PUPR Office of Banjarmasin City continue to enhance coordination with related institutions and broaden public awareness programs to foster collective environmental responsibility and sustainable urban flood management..
Keywords: Role, PUPR Office, Flood Control, Banjarmasin City, River, Drainage
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI