DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | EFEKTIVITAS INTERVENSI LITERASI KEUANGAN “CLARITY FINANCE” BERBASIS PSIKOLOGI DALAM MENURUNKAN KECENDERUNGAN DEBT CULTURE PADA KALANGAN GENERASI Z DI KALIMANTAN SELATAN: STUDI EKSPERIMENTAL | |
| PENGARANG | : | SANIYYA DHIYA PARAMITA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-27 |
Meningkatnya penggunaan pinjaman online di kalangan Generasi Z menunjukkan terbentuknya kecenderungan debt culture. Prospect Theory menjelaskan kecenderungan individu dalam menilai bahwa keuntungan saat ini lebih penting dibandingkan potensi kerugian di masa mendatang, terutama ketika tingkat literasi keuangan masih terbatas. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan pola ketergantungan terhadap utang yang berdampak pada stabilitas keuangan dan kesejahteraan psikologis. Oleh karena itu, diperlukan intervensi literasi keuangan yang tidak hanya berfokus pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga memperhatikan aspek psikologis dalam pembentukan perilaku keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas intervensi literasi keuangan berbasis psikologi dalam menurunkan kecenderungan debt culture pada Generasi Z di Kalimantan Selatan. Penelitian yang melalui teknik purposive sampling kepada Generasi Z berusia 17-27 di wilayah Kalimantan Selatan ini menggunakan metode true experimental dengan desain pretest–posttest control group. Namun, berdasarkan hasil Uji ANOVA repeated measures pada kelompok eksperimen dan uji paired sample T-test pada kelompok kontrol, didapati bahwa edukasi literasi keuangan berbasis psikologi tidak secara signifikan memengaruhi penurunan kecenderungan debt culture. Beberapa faktor lain berpotensi berpengaruh terhadap hasil ini.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI