DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Evaluasi Kinerja Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Rumah Sakit Umum Daerah H. Damanhuri Barabai
PENGARANG:FERYAAL JAHROO
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-27


Limbah cair RSUD H. Damanhuri Barabai sering kali melebihi baku mutu dengan kadar COD 183 mg/L, BOD 92 mg/L dan amoniak 38,79 mg/L, yang menunjukkan rendahnya kinerja Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja IPAL melalui analisis pola distribusi sumber aliran limbah, analisis efisiensi penyisihan dan debit air limbah serta analisis aspek operasional dan pemeliharaan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif melalui observasi lapangan, wawancara dan pengambilan sampel air limbah pada unit anaerob dan outlet IPAL menggunakan metode grab sample. Parameter yang diuji meliputi pH, BOD, COD, TSS, Minyak & lemak, amoniak dan total coliform. Hasil penelitian menunjukkan dilakukan penerapan bak penampung dan pre-treatment pada setiap sumber air limbah sebelum masuk ke sistem IPAL utama. Analisis efisiensi penyisihan BOD berkisar 44,67% - 89,94%, COD 52,91% - 79,98%, TSS 28,57% - 82,2%, amoniak 54,7% - 64,54% dan total coliform 86,25% - 96,93%. Debit air limbah pada hari Senin (279,384 m³/hari) dan Rabu (303,8 m³/hari) melebihi kapasitas IPAL sebesar 250 m³. Persentase aspek operasional IPAL yang sudah sesuai 83%, sedangkan aspek pemeliharaan IPAL sebesar 62%. Beberapa aspek yang belum terpenuhi meliputi ketersediaan alat ukur debit, pencatatan debit harian, frekuensi pembersihan bak kontrol, pengurasan lumpur, serta hasil uji kualitas air limbah yang belum seluruhnya memenuhi baku mutu. Secara umum, IPAL telah beroperasi dengan cukup baik, namun masih diperlukan peningkatan pada aspek pemeliharaan dan pemantauan untuk mengoptimalkan kinerjanya.

Kata kunci: IPAL, rumah sakit, efisiensi penyisihan, debit air limbah, operasional dan pemeliharaan IPAL

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI