DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MANAJEMEN KEMITRAAN SEKOLAH DENGAN MASYARAKAT DI SEKOLAH DASAR (STUDI MULTI SITUS SDN 1 TELAGA PULANG DAN SDN 2 TELAGA PULANG, KABUPATEN SERUYAN, PROVINSI KALIMANTAN TENGAH ) | |
| PENGARANG | : | DONA PRATIWI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-28 |
ABSTRAK
Pratiwi, Dona. (2026).Manajemen Kemitraan Sekolah dengan Masyarakat di Sekolah Dasar (Studi Multi Situs SDN 1 Telaga Pulang dan SDN 2 Telaga Pulang, Kabupaten Seruyan, Provinsi Kalimantan Tengah). Tesis Program Magister Administrasi Pendidikan. Program Pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing I: Prof. Hj. Aslamiah, M.Pd.,Ph.D., dan Pembimbing II: Dr. Ngadimun, M.M.
Kata kunci:kemitraan sekolah dengan masyarakat; komunikasi kepala sekolah; pemberdayaan masyarakat.
Manajemen kemitraan sekolah dengan masyarakat merupakan komponen strategis dalam peningkatan mutu pendidikan dasar, khususnya di wilayah pedesaan yang sangat bergantung pada dukungan sosial, budaya, dan ekonomi lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis: (1) komunikasi kepala sekolah dengan masyarakat, (2) pemberdayaan masyarakat, dan (3) model manajemen kemitraan sekolah dengan masyarakat di SDN 1 Telaga Pulang dan SDN 2 Telaga Pulang, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif multisitus, melibatkan kepala sekolah, guru, komite sekolah, orang tua, dan masyarakat sebagai informan kunci. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik analisis data yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan pada tingkat situs tunggal dan lintas situs. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) komunikasi kepala sekolah dengan masyarakat diwujudkan melalui pola komunikasi informatif, persuasif, dialogis, partisipatif, kultural, dan digital yang membangun kepercayaan serta memperkuat hubungan sekolah–masyarakat; (2) pemberdayaan masyarakat dilaksanakan melalui strategi enabling, empowering, dan protecting yang mendorong keterlibatan aktif dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program sekolah; dan (3) model manajemen kemitraan sekolah dengan masyarakat di kedua sekolah bercirikan hubungan kolaboratif yang mutualistik dan simetris dua arah, dengan bentuk partisipasi nyata dalam program akademik, nonakademik, sosial, dan pengembangan sarana prasarana. Analisis lintas situs menunjukkan bahwa komunikasi yang efektif, pelibatan masyarakat yang bermakna, serta pola kemitraan yang saling menguntungkan berkontribusi pada terwujudnya sekolah unggul dan dipercaya di wilayah pedesaan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI