DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | EKSPLORASI MOTIF DAN MAKNA PENGGUNAAN FINTECH LENDING OLEH INDIVIDU GEN Z DI BANJARMASIN: PERSPEKTIF PROSPECT THEORY | |
| PENGARANG | : | AZIZAH KHAIRUNNISA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-28 |
Perkembangan financial technology atau fintech telah mengubah cara masyarakat mengelola kebutuhan finansial, salah satunya melalui layanan fintech lending berbasis digital. Generasi Z menjadi kelompok yang paling aktif sekaligus rentan dalam penggunaan layanan ini, tidak hanya untuk kebutuhan mendesak tetapi juga berkaitan dengan gaya hidup dan tren sosial. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan pola konsumtif serta ketergantungan utang yang berdampak pada aspek finansial dan psikologis. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi motif dan makna penggunaan fintech lending pada Generasi Z di Kota Banjarmasin dengan menggunakan kerangka Prospect Theory. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Subjek penelitian berjumlah lima orang yang dipilih melalui purposive sampling dengan kriteria berusia 18–27 tahun, berdomisili di Banjarmasin, dan memiliki pengalaman menggunakan fintech lending. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan penggunaan fintech lending dipengaruhi oleh framing keuntungan seperti cicilan 0%, kemudahan akses, serta pengaruh sosial, dan diperkuat oleh keengganan terhadap kerugian. Namun, pengalaman kerugian finansial dan tekanan psikologis, seperti kecemasan akibat penagihan, memicu perubahan persepsi terhadap layanan tersebut. Pengalaman ini mendorong subjek menjadi lebih berhati-hati, rasional, atau menghentikan penggunaan fintech lending. Temuan ini menunjukkan bahwa Prospect Theory relevan dalam menjelaskan dinamika psikologis dan pengambilan keputusan Generasi Z terkait fintech lending.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI