DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Manajemen Pendidikan Karakter di Pondok Pesantren Modern (Studi Multi Situs di MA Darul Hijrah dan MA Puteri Annajah Cindai Alus) | |
| PENGARANG | : | ACHMAD RIDUANSYAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-29 |
Generasi muda Indonesia saat ini menghadapi tantangan moral yang serius, ditunjukkan dengan meningkatnya kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, bullying, dan pergaulan bebas. Sistem pendidikan konvensional belum mampu sepenuhnya mengintegrasikan pengembangan intelektual dengan pembentukan karakter yang kokoh. Pondok pesantren modern menawarkan solusi alternatif melalui sistem berasrama 24 jam yang mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan kurikulum nasional. Penelitian ini mengkaji dua sekolah, MA Darul Hijrah dan MA Puteri Annajah Cindai Alus,di Kalimantan Selatan,yang telah menerapkan model pendidikan serupa Pondok Pesantren Darussalam Gontor dalam membentuk karakter santri secara optimal.
Penelitian bertujuan mendeskripsikan manajemen pendidikan karakter di kedua sekolah tersebut, mencakup tiga aspek: perencanaan strategi, implementasi strategi, dan monitoring serta evaluasi dalam pendidikan karakter. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi multi situs. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipan, dan studi dokumentasi dengan informan dari pimpinan pondok, kepala madrasah, bagian pengajaran, dan bagian pengasuhan santri. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan strategis di kedua pondok didasarkan pada Panca Jiwa (jiwa keikhlasan, kemandirian, berdikari, ukhuwah Islamiyah, dan kebebasan) melalui musyawarah partisipatif dan analisis SWOT. Implementasi strategi diwujudkan melalui model Tripod Tarbiyah yang mengintegrasikan kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan keasramaan dalam sistem pendidikan 24 jam. Monitoring dan evaluasi dilakukan secara berkelanjutan dengan frekuensi harian, mingguan, dan bulanan menggunakan instrumen formal dan informal. Data dianalisis dengan metode berbasis tren untuk menghasilkan kebijakan perbaikan yang adaptif, seperti pembentukan Mahkamah Lughah dan peluncuran Usbu al-Lughah.
Kesimpulannya, kedua lembaga berhasil menerapkan manajemen strategis pendidikan karakter yang komprehensif dan terintegrasi. Panca Jiwa menjadi fondasi spiritual dalam setiap tahapan manajemen mulai dari perencanaan, implementasi, hingga evaluasi berkelanjutan. Model manajemen ini membuktikan bahwa pondok pesantren modern efektif membentuk generasi muda yang unggul secara akademik dan memiliki integritas moral yang kokoh. Dengan perencanaan matang, implementasi konsisten, dan evaluasi berkelanjutan, pendidikan karakter dapat direalisasikan secara optimal di konteks pondok pesantren modern.
KataKunci:manajemen pendidikan karakter, pondok pesantren modern, Panca Jiwa, strategi kepemimpinan
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI