DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Peran Kepemimpinan Kepala Desa Pulau Sewangi dalam Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Kabupaten Barito Kuala
PENGARANG:PUTRI INTAN AULIA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-29


ABSTRAK

Putri Intan Aulia, 221041312005, Peran Kepemimpinan Kepala Desa Pulau Sewangi dalam Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Kabupaten Barito Kuala. Dibimbing Farah Qubayla.

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan memahami fungsi kepemimpinan perempuan kepala desa dalam memfasilitasi Pembangunan perempuan dan anak di Desa Pulau Sewangi, Kabupaten Barito Kuala, sekaligus mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam menjalankan peran tersebut. Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan tinjauan dokumen yang melibatkan informan kunci seperti kepala desa, pejabat desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, dan penduduk setempat.

Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pemimpin Desa Pulau Sewangi, Syarifah Saufiah, S.Pd., memenuhi lima peran utama: katalis, fasilitator, pemecah masalah, mediator sumber daya, dan komunikator. Kepala desa memiliki peran yang penting dalam mendorong pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak melalui penyusunan kebijakan desa, pembentukan program-program pemberdayaan, serta kerja sama dengan lembaga masyarakat dan pemerintah daerah. Bentuk kepemimpinan yang partisipatif dan responsif mampu meningkatkan keterlibatan perempuan dalam kegiatan sosial dan ekonomi serta memperkuat upaya perlindungan terhadap anak.Desa Pulau Sewangi berhasil meraih penghargaan sebagai Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) tingkat nasional tahun 2023. Meskipun menghadapi tantangan berupa stereotip gender dan peran ganda antara tanggung jawab domestik dan publik, Kepala Desa mampu mengatasinya dengan dukungan keluarga dan pendekatan kepemimpinan yang adaptif. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan perempuan di tingkat desa dapat menjadi kekuatan transformasional dalam membangun tata kelola pemerintahan desa yang inklusif, kolaboratif, dan berkeadilan gender.

Penelitian ini merekomendasikan penguatan dukungan kebijakan dan anggaran dari pemerintah pusat dan daerah terhadap pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di desa. Pemerintah desa perlu mengoptimalkan peran kepala desa dalam pembangunan inklusif melalui peningkatan kapasitas kader perempuan dan Forum Anak dengan penguatan program pelatihan dan pendidikan berkelanjutan. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat perlu terus didorong, dan penelitian selanjutnya diharapkan mengkaji dampak jangka panjang serta perbandingan antar desa.

 

Kata Kunci: Kepemimpinan Perempuan, Kepala Desa, Pemerintahan Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Perlindungan Anak.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI