DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Evaluasi Aktivitas Antioksidan dan Antikanker (MCF-7) dari Ekstrak Metanol Daun Bisbul (Diospyros blancoi A. DC) serta Analisis Profil Senyawa Menggunakan GC-MS
PENGARANG:AMALIA FATEHA RAHMAD
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-31


Kanker payudara merupakan masalah kesehatan global yang memerlukan agen terapi alami efektif, salah satunya bisbul. Penelitian ini bertujuan menentukan kadar total fenol dan flavonoid, aktivitas antioksidan, toksisitas awal (BSLT), sitotoksik terhadap sel MCF-7, serta identifikasi senyawa ekstrak metanol daun bisbul menggunakan GC-MS. Penentuan kadar total fenol dan flavonoid dilakukan secara kuantitatif menggunakan metode Folin-Ciocalteu dan AlCl3. Aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode DPPH dan uji toksisitas awal dilakukan dengan metode BSLT. Uji sitotoksik terhadap sel MCF-7 dilakukan menggunakan metode resazurin dan identifikasi senyawa dilakukan dengan GC-MS. Hasil penelitian menunjukkan kadar total fenol sebesar 467,038 ± 36,434 mg GAE/g dan flavonoid 5,074 ± 0,000 mg QE/g. Ekstrak memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat IC50 2,799 ± 0,005 μg/mL dan toksisitas awal kategori toksik LC50 820,563 μg/mL. Aktivitas sitotoksik terhadap sel MCF-7 menunjukkan aktif lemah dengan nilai IC50 sebesar 765,597 μg/mL.Analisis GC-MS mengidentifikasi 30 senyawa, dengan komponen utama metil 13-oktadekanoat, metil heksadekanoat, metil (E)-oktadek-9-enoat, vitamin E, dan neofitadiena. Di antara senyawa tersebut, neofitadiena merupakan agen antikanker potensial melalui mekanisme apoptosis multi target untuk menghambat proliferasi dan penyebaran sel kanker. Penelitian ini menegaskan bahwa ekstrak metanol daun bisbul memiliki potensi sebagai antioksidan alami dan kandidat agen terapi alternatif dalam pengembangan pengobatan kanker payudara.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI