DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Analisis Faktor-Faktor Tingginya Tingkat Partisipasi Masyarakat Melalui Barisan Pemadam Kebakaran Swadaya Dalam Pencegahan Bencana Kebakaran Di Kota Banjarmasin
PENGARANG:SARAH AULIYA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-02-02


Tingginya kepadatan penduduk dan karakteristik permukiman padat di Kota Banjarmasin menjadikan wilayah ini rentan terhadap bencana kebakaran, yang sebagian besar dipicu oleh faktor antropogenik seperti korsleting listrik, kelalaian penggunaan api, dan lemahnya kesiapsiagaan masyarakat. Meskipun Kota Banjarmasin dikenal memiliki jumlah Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) yang sangat banyak, tingginya intensitas kejadian kebakaran dari tahun ke tahun menunjukkan bahwa upaya penanggulangan belum sepenuhnya efektif jika hanya mengandalkan pendekatan mitigatif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi tingginya tingkat partisipasi masyarakat melalui Barisan Pemadam Kebakaran Swadaya dalam pencegahan bencana kebakaran di Kota Banjarmasin. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai peran, bentuk, serta faktor pendorong partisipasi masyarakat sebagai upaya preventif dalam menekan risiko dan dampak bencana kebakaran di kawasan permukiman padat.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan tipe

deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengolahan data menggunakan teori Miles, Huberman, dan Saldana yaitu pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan kesimpulan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingginya tingkat partisipasi masyarakat dalam Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) Swadaya di Kota Banjarmasin dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yaitu tingginya frekuensi kejadian kebakaran di permukiman padat, kesadaran kolektif masyarakat terhadap risiko kebakaran, serta kuatnya nilai solidaritas dan gotong royong yang telah mengakar. Selain itu, faktor pengalaman langsung menghadapi kebakaran, keterbatasan jangkauan layanan pemadam kebakaran pemerintah, dan kedekatan lokasi BPK swadaya dengan wilayah rawan kebakaran turut mendorong keterlibatan aktif masyarakat. Partisipasi tersebut tidak hanya tercermin dalam keanggotaan BPK, tetapi juga dalam kesiapsiagaan, respons cepat saat kejadian, serta keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan dan pengendalian awal kebakaran. Temuan ini menegaskan bahwa BPK swadaya berperan signifikan sebagai garda terdepan dalam pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran di Kota Banjarmasin.

Kata Kunci: Partisipasi, Pemadam Kebakaran, Pencegahan, Bencana.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI