DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Analisis Kebutuhan Air Irigasi Kabupaten Banjar (Studi Kasus: Kecamatan Sungai Tabuk)
PENGARANG:AINUN HIKMAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-02-04


ABSTRAK

 

Kecamatan Sungai Tabuk merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Banjar yang memiliki potensi pengembangan pertanian melalui program cetak sawah. Penelitian ini dilakukan pada lima desa, yaitu Desa Keliling Benteng Ilir, Desa Tanjau Landung, Desa Gudang Tengah, Desa Pematang Panjang, dan Desa Pejambuan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kebutuhan air irigasi tertinggi terjadi pada pola tanam padi unggul–padi unggul dan padi unggul-padi biasa, khususnya pada bulan September periode I dan II, dengan nilai mencapai 0,071 – 0,083 l/dt/ha di Desa Gudang Tengah. Sebaliknya, kebutuhan air irigasi terendah terjadi pada pola tanam yang melibatkan tanaman palawija, yaitu padi unggul–jagung–buncis dan padi unggul–padi unggul–buncis, dengan nilai minimum berkisar antara 0,01 – 0,03 l/dt/ha.


Kata kunci: Kebutuhan Air Irigasi, Pola tanam cetak sawah, Optimalisasi lahan, Metode Penman-Monteith, Kecamatan Sungai Tabuk

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI