DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Eksplorasi Tahapan Trauma Bonding pada Perempuan Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga melalui Teknik Videovoice | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD SYARIF HIDAYATULLAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-02-05 |
Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) merupakan permasalahan serius yang berdampak negatif secara fisik dan psikologis pada perempuan sebagai korban. Salah satu fenomena yang kerap muncul dalam KDRT adalah trauma bonding, yaitu keterikatan emosional antara korban dan pelaku yang terbentuk melalui siklus kekerasan dan penguatan intermiten, sehingga menyulitkan korban keluar dari hubungan abusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tahapan trauma bonding pada perempuan korban KDRT melalui teknik videovoice.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, yang melibatkan 4 perempuan korban KDRT yang berdomisili di Kota Banjarbaru dan Kabupaten Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan. Pengambilan data dilakukan melalui teknik videovoice yang dilanjutkan dengan wawancara. Hasil verbatim wawancara dianalisis melalui analisis tematik menggunakan software NVivo. Hasil analisis menunjukkan bahwa gaslighting dan love bombing menimbulkan kebingungan yang berkembang menjadi kecanduan emosional. Kritik dan penerimaannya memperkuat kebingungan dan kehilangan diri sendiri pada korban. Tindakan manipulasi membangun kepercayaan korban hingga menyebabkan ketergantungan. Ketidakberdayaan mendorong korban mengundurkan diri dari kendali atas perlakuan kekerasan yang diterima. Tahapan trauma bonding berperan dalam mempertahankan siklus KDRT, dengan faktor penguat berupa keberadaan anak, kekhawatiran masa depan, ketergantungan emosional dan finansial. Lebih lanjut, penggunaan teknik videovoice dapat membantu perempuan korban KDRT dalam mengekspresikan tahapan trauma bonding melalui simbolisasi visual.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI