DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP IMPLEMENTASI BUILDING INFORMATION MODELING (BIM) PADA PEKERJAAN BANGUNAN GEDUNG DI DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KOTA BANJARBARU
PENGARANG:MUHAMMAD IRHASH MAULANA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-02-06


Implementasi Building Information Modeling (BIM) masih menghadapi kesenjangan antara kebijakan nasional dan kesiapan di tingkat pemerintah daerah. Konteks ini menjadi krusial di Kota Banjarbaru, yang mengalami percepatan pembangunan dan menuntut peningkatan kapabilitas teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi implementasi BIM pada pekerjaan bangunan gedung di Dinas PUPR Kota Banjarbaru, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi BIM, serta membuat strategi yang efektif dan aplikatif untuk mengoptimalkan adopsi BIM. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran (multimode), dengan data primer dihimpun melalui kuesioner RII, observasi terstruktur, dan wawancara semi-terstruktur dengan para pemangku kepentingan. Analisis kondisi eksisting dikategorikan berdasarkan kerangka kerja kapabilitas dari Succar, sementara sintesis dilakukan melalui analisis komparatif antara kondisi eksisting dengan peringkat RII dan analisis akar permasalahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status kapabilitas Dinas PUPR Kota Banjarbaru diklasifikasikan berada pada Tahap Pra-BIM (Pre-BIM Status). Status ini disebabkan oleh fenomena Kematangan Asinkron (Asynchronous Maturity), di mana potensi infrastruktur teknologi telah tersedia, namun aspek People (SDM) dan Policy (Kebijakan) masih tertinggal jauh di bawah ambang batas minimum persyaratan BIM Stage 1. Meskipun analisis RII menunjukkan Faktor Spesifikasi Komputer (A4) menempati peringkat tertinggi (0.900) , analisis akar permasalahan mengonfirmasi bahwa hambatan fundamental adalah Kesenjangan Kompetensi SDM dan Kekosongan Payung Hukum Daerah. Rekomendasi strategis yang dihasilkan adalah Peta Jalan Implementasi (Roadmap) 3-Fase , yang berfokus pada inisiasi penetapan Peraturan Kepala Daerah (Perkada/Perwali) untuk mandat hukum dan penguatan kapasitas SDM. Rekomendasi ini berlandaskan pada analisis kesenjangan faktual antara tingkat kepentingan faktor dan realita di lapangan.

 

Kata Kunci: Building Information Modeling, BIM, Implementasi, Faktor Kritis, Relative Importance Index (RII), Manajemen Konstruksi.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI