DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Pengembangan Alur Layanan Penanggulangan Bencana Banjir terhadap Penyandang Disabilitas di BPBD Barito Kuala | |
| PENGARANG | : | DINA ROSWANDI SIREGAR | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-02-06 |
ABSTRAK
Siregar, Dina Roswandi. 2210127220021. 2026. Pengembangan Alur Layanan Penanggulangan Bencana Banjir terhadap Penyandang Disabilitas di BPBD Barito Kuala. Proposal Penelitian Program Strata-1 Pendidikan Khusus. Jurusan Ilmu Pendidikan. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru. Pembimbing I dan Pembimbing II.
Kata Kunci : Alur layanan, Penanggulan, Bencana Banjir, BPBD
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi Kabupaten Barito Kuala yang setiap tahun mengalami banjir besar dan menimbulkan dampak serius bagi kelompok rentan, khususnya penyandang disabilitas tunadaksa dan tunanetra yang memiliki keterbatasan mobilitas. Berdasarkan hasil wawancara dengan Kepala BPBD Barito Kuala, diketahui bahwa hingga saat ini belum terdapat alur layanan penanganan bencana yang bersifat inklusif dan ramah disabilitas. Permasalahan ini diperparah dengan minimnya kolaborasi lintas sektor antara BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan, serta belum adanya alur layanan bagi penyandang disabilitas ketika terjadi bencana.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Research and Development (R&D) model 3D (Define, Design, Develop) yang diadaptasi dari 4D oleh Thiagarajan, dkk. Sumber data terdiri atas BPBD Barito Kuala, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dosen ahli pendidikan khusus, serta penyandang disabilitas tunadaksa dan tunanetra. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, Forum Group Discussion (FGD), dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data dilakukan secara kualitatif kuantitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPBD Barito Kuala belum memiliki sistem layanan kebencanaan yang inklusif sehingga warga disabilitas belum terakomodasi saat terjadi banjir. Alur layanan yang dikembangkan dalam penelitian ini memuat tiga fase utama, yaitu pra-bencana, saat bencana, dan pasca-bencana, dengan penyesuaian terhadap kebutuhan disabilitas yang dinyatakan layak oleh tiga orang validator, serta dinilai mudah dipahami, dapat diakses, dan sesuai kebutuhan penyandang disabilitas menurut pengguna. Produk akhir penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai pedoman operasional BPBD Barito Kuala dalam menciptakan sistem penanggulangan bencana yang adaptif, berkeadilan, dan ramah disabilitas.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI