DIGITAL LIBRARY



JUDUL:EVALUASI FINANSIAL USAHA PETERNAKAN AYAM BROILER SISTEM SEMI TERTUTUP (CLOSED HOUSE) POLA KEMITRAAN DI KECAMATAN KARANG INTAN KABUPATEN BANJAR (STUDI KASUS USAHA MILIK BAPAK ASIR)
PENGARANG:NURUL LITA PRAHESTI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-02-13


Peternakan ayam broiler pola kemitraan memberikan kepastian pasar, dukungan input, serta pendampingan teknis bagi peternak. Penelitian ini bertujuan menganalisis keberlangsungan kemitraan yang dijalankan oleh Bapak Asir di Kecamatan Karang Intan dari aspek teknis, manajerial, dan sosial, serta menilai kelayakan finansial usaha. Penelitian dilakukan pada bulan AprilJuli 2025 dengan metode studi kasus menggunakan data hasil wawancara, observasi lapangan, catatan usaha peternak, serta sumber data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek teknis usaha berjalan dengan baik ditunjukkan oleh penggunaan kandang semi tertutup (closed house) serta penerapan manajemen pemeliharaan yang relatif teratur. Dari aspek manajerial, pengelolaan usaha tergolong disiplin meskipun sistem pencatatan keuangan dan produksi masih dilakukan secara sederhana. Sementara itu, aspek sosial dinilai masih lemah, terutama disebabkan oleh kurang responsifnya tenaga servis, keterbatasan pelatihan yang diberikan, serta belum tersedianya forum diskusi antar peternak mitra. Perusahaan inti memberikan dukungan input produksi secara tepat waktu berupa DOC, pakan, obat-obatan, serta pendampingan teknis. Berdasarkan analisis finansial, usaha peternakan ayam broiler pola kemitraan ini dinyatakan layak untuk dijalankan dengan nilai NPV sebesar Rp755.928.000, Net B/C sebesar 2,47, IRR sebesar 21,61%, serta payback period selama 1 tahun 4 bulan.

Partnership-based broiler chicken farming provides market certainty, input support, and technical assistance for farmers. This study aims to analyze the sustainability of the partnership implemented by Mr. Asir in Karang Intan District from technical, managerial, and social perspectives, as well as to evaluate the financial feasibility of the farming business. The research was conducted from April to July 2025 using a case study method, employing data obtained from interviews, field observations, farmers’ business records, and relevant secondary sources. The results indicate that the technical aspect of the farming operation is well implemented, as reflected by the use of a semi-closed house system and relatively well-organized maintenance management. From the managerial perspective, farm management is considered disciplined, although financial and production record-keeping is still conducted in a simple manner. Meanwhile, the social aspect remains relatively weak, mainly due to the limited responsiveness of technical service personnel, insufficient training programs, and the absence of discussion forums among partner farmers. The core company provides timely production input support, including day-old chicks (DOC), feed, veterinary medicines, and technical assistance. Based on the financial analysis, the partnership-based broiler farming business is financially feasible, with an NPV value of IDR 755.928.000, a Net B/C ratio of 2,47, an IRR of 21,61 percent, and a payback period of 1 year and 4 months.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI