DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Analisis Penggunaan Sistem Online Single Submission-Risk Based Approach (OSS-RBA) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Banjarmasin
PENGARANG:MAULIDA PUTRI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-02-19


Maulida Putri, (2110411320029), 2026. “Analisis Penggunaan Sistem Online Single Submission – Risk Based Approach (OSS-RBA) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Banjarmasin”. Di bawah bimbingan M. Nur Iman Ridwan.

 

Penerapan sistem Online Single Submission–Risk Based Approach (OSS-RBA) merupakan bagian dari reformasi pelayanan perizinan berusaha

 berbasis elektronik yang bertujuan meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kemudahan akses pelayanan publik. Di Kota Banjarmasin, OSS-RBA diterapkan melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) sebagai sistem utama dalam pelayanan perizinan berusaha. Namun, dalam pelaksanaannya, pemanfaatan OSS-RBA oleh pelaku usaha belum sepenuhnya optimal dan masih dihadapkan pada berbagai kendala.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan serta penerimaan sistem OSS-RBA di DPMPTSP Kota Banjarmasin dengan menggunakan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM), yang menitikberatkan pada dua konstruk utama, yaitu persepsi kemudahan penggunaan (perceived ease of use) dan persepsi kebermanfaatan (perceived usefulness). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap pelaku usaha dan aparatur DPMPTSP, observasi lapangan, serta studi dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif-analitis.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan OSS-RBA di DPMPTSP Kota Banjarmasin telah berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan memberikan manfaat nyata, terutama dalam mempercepat proses perizinan, meningkatkan transparansi, serta mempermudah koordinasi antarinstansi. Persepsi kebermanfaatan terhadap OSS-RBA tergolong tinggi, sedangkan persepsi kemudahan penggunaan masih belum optimal, khususnya bagi pelaku usaha mikro dan kecil yang memiliki keterbatasan literasi digital dan sarana teknologi. Faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan OSS-RBA meliputi faktor internal pengguna, seperti kemampuan literasi digital dan pengalaman teknologi, serta faktor eksternal berupa kualitas sosialisasi, pendampingan, stabilitas sistem, dan dukungan kebijakan.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerimaan pengguna terhadap OSS-RBA di Kota Banjarmasin masih berada pada tahap adaptasi. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan dari pemerintah daerah dan pengelola sistem untuk meningkatkan kemudahan penggunaan, memperkuat pendampingan, serta meningkatkan kapasitas pengguna agar OSS-RBA dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.

 

Kata kunci: OSS-RBA, Pelayanan Perizinan Berusaha, Technology Acceptance Model, Penerimaan Pengguna, DPMPTSP Kota Banjarmasin.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI