DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN AKTIVITAS, KOMUNIKASI DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN MODEL PRO PLAYER SISWA KELAS V DI SDN BENUA ANYAR 8 BANJARMASIN
PENGARANG:SALSANADILLA AZ-ZAHRA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-02-22


Az-Zahra, Salsanadilla. 2025. Meningkatkan Aktivitas, Komunikasi dan Keterampilan Berpikir Kritis Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Model PRO PLAYER Siswa Kelas V SDN Benua Anyar 8 Banjarmasin. SkripsiProgramPendidikanGuruSekolahDasar.FakultasKeguruandanIlmuPendidikan.Universitas LambungMangkuratBanjarmasin.Pembimbing:Ratna Purwanti,S.Pd., M.Pd.

 

Kata Kunci:Aktivitas Belajar, Berpikir Kritis, Komunikasi, PRO PLAYER.

 

Permasalahanpenelitianadalahrendahnyaaktivitassiswa,keterampilanberpikir kritis dan komunikasi yang mengakibatkan rendahnya hasil belajar siswapada muatan Bahasa Indonesia. Hal ini disebabkan karena proses pembelajaran yang kurangmampumelibatkankeaktifansiswa,memacusiswauntukberpikirkritisdanberkomunikasi.SalahsatuupayayangdilakukanyaknimelaluipenggunaanmodelpembelajaranPRO PLAYER(Problem Based Learninng, Role Playing, Number Heads Together). Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk mendeskripsikan aktivitas guru, meningkatkan aktivitas siswa, keterampilanberpikirkritis, komunikasidan hasil belajarsiswa.

Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjekpenelitian adalah siswa kelas V SDN Benua Anyar 8 Banjarmasin tahun pelajaran 2023/2024sebanyak25orang.Jenisdatadalampenelitianiniadalahdatakualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari observasi aktivitas guru,siswa, keterampilan berpikir kritis dan komunikasi. Data kuantitatif diperoleh daripengukuran tes tertulis secara individu berupa lembar kerjapeserta didik danevaluasi. Analisis data menggunakan tipe Transformative Mixed Methodes denganinterpretasimenggunakan Descriptive Analysis danCrossTabulationAnalysis.

HasilpenelitianmenunjukkanbahwaaktivitasgurupadapertemuanIsampai IV memperoleh kriteria “sangat baik”. Aktivitas siswa pada pertemuan IsampaiIVmeningkatdarikriteria“cukupaktif”menjadi“sangataktif”.Keterampilan berpikir kritis pada pertemuan I sampai IV meningkat dari kriteria“kurangterampil”menjadi“sangatterampil”.Keterampilankomunikasipadapertemuan I sampai IV terjadi peningkatan dari kriteria “kurang terampil” menjadi“sangat terampil”. Sehingga hal ini berdampak pada hasil belajar afektif, kognitif,danpsikomotoriksiswapertemuanIsampaiIVterjadipeningkatansecaraklasikal.

Berdasarkan temuan ini dapat disimpulkan bahwa model PRO PLAYER dapatmeningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, danketerampilan komunikasi, serta hasil belajar siswa. Disarankan penggunaan modeltersebut sebagai salah satu alternatif dalam meningkatkan aktivitas siswa, berpikirkritisdanberkomunikasiyangberdampakpada peningkatanhasilbelajarsiswa.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI