DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | IMPLEMENTASI KEBIJAKAN REHABILITASI SOSIAL RUMAH TIDAK LAYAK HUNI (RS-RUTILAHU) DI KECAMATAN BANJARMASIN SELATAN | |
| PENGARANG | : | SHOPAN HAQIQI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-02-26 |
ABSTRAK
Shopan Haqiqi, 2210411310044, 2026. Implementasi Kebijakan Rehabilitasi
Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-RUTILAHU) di Kecamatan
Banjarmasin Selatan. Bimbingan Widyakanti
Program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-RUTILAHU)
merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan
masyarakat miskin melalui perbaikan rumah agar layak huni. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan program RS-RUTILAHU
oleh Dinas Sosial Kota Banjarmasin serta mengidentifikasi faktor-faktor
penghambat dalam pelaksanaannya, khususnya di Kecamatan Banjarmasin Selatan.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan tipe
penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara,
observasi, dan dokumentasi terhadap pihak Dinas Sosial, pendamping sosial, serta
masyarakat penerima bantuan. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi
data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Model implementasi yang
digunakan adalah Model George C. Edwards III yang meliputi empat indikator:
komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan RS-
RUTILAHU di Kecamatan Banjarmasin Selatan belum berjalan cukup baik. Masih
terdapat beberapa faktor penghambat yang menjadi kendala pada aspek
komunikasi, sosialisasi masih kurang menjangkau masyarakat luas. Dari sisi
sumber daya, keterbatasan anggaran dan jumlah tenaga pendamping menjadi
hambatan utama. Disposisi pelaksana menunjukkan komitmen yang baik, namun
koordinasi antarinstansi belum maksimal. Sedangkan struktur birokrasi yang
berjenjang menyebabkan proses verifikasi dan realisasi bantuan menjadi lambat.
Saran dalam penelitian ini adalah agar Dinas Sosial Kota Banjarmasin
meningkatkan efektivitas sosialisasi, memperkuat kapasitas sumber daya manusia,
mempercepat pembaruan data melalui DTKS, dan menyederhanakan alur birokrasi
agar program RS-RUTILAHU dapat berjalan lebih efisien dan tepat sasaran.
Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Rehabilitasi Sosial, Rumah Tidak Layak
Huni, Dinas Sosial Kota Banjarmasin.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI