DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | INOVASI PROGRAM PILANDUK LANGKAR MASUK DESA DI DESA DURIAN BUNGKUK KECAMATAN BATU AMPAR KABUPATEN TANAH LAUT | |
| PENGARANG | : | RAHMIYA ULFAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-03-03 |
ABSTRAK
Rahmiya Ulfah. 2210411320018. 2026. Inovasi Program Pilanduk Langkar Masuk Desa di Desa Durian Bungkuk Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Tanah Laut.
Dibawah Bimbingan Trisylvana Azwari
Pelayanan publik di Indonesia masih menghadapi permasalahan aksesibilitas, terutama bagi masyarakat desa yang memiliki keterbatasan jarak, biaya, dan infrastruktur untuk mengakses layanan hukum dan administrasi kependudukan. Program Pilanduk Langkar Masuk Desa hadir sebagai inovasi pelayanan publik melalui kolaborasi Pengadilan Negeri Pelaihari dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tanah Laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui inovasi Program Pilanduk Langkar Masuk Desa dan mengidentifikasi faktor-faktor pendukung serta penghambat pelaksanaan program.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di Desa Durian Bungkuk, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut. Sumber data terdiri dari data primer dan sekunder. Informan penelitian meliputi hakim Pengadilan Negeri Pelaihari, sekretaris desa, petugas pelaksana program, dan pengguna layanan. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan teori faktor kesuksesan inovasi sektor publik dari Bugge (2018).
Hasil penelitian menunjukkan Program Pilanduk Langkar Masuk Desa memenuhi seluruh aspek faktor kesuksesan inovasi sektor publik Bugge (2018). Program didukung regulasi yang jelas, berasal dari inisiatif internal dan keluhan masyarakat, menghadirkan layanan terintegrasi di kantor desa, didukung SDM kompeten dan aplikasi SILARIS, berhasil melayani 9 perkara dan 149 dokumen kependudukan, serta menerapkan pengumpulan data melalui sosialisasi dan sistem informasi terintegrasi.
Faktor-faktor pendukung meliputi dukungan fleksibilitas mekanisme pelayanan dan dukungan pemerintah melalui teknologi informasi. Faktor-faktor penghambat mencakup layanan hukum yang belum optimal dan keterbatasan sosialisasi program. Disimpulkan bahwa program ini merupakan inovasi efektif dalam mendekatkan layanan hukum dan administrasi kependudukan meskipun masih terdapat kendala. Disarankan untuk meningkatkan infrastruktur teknologi, sosialisasi, perluasan jenis layanan ke desa lain.
Kata Kunci: Inovasi Pelayanan Publik, Pilanduk Langkar Masuk Desa, Administrasi Kependudukan, Pelayanan Hukum
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI