DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | STRUKTUR NARATIF DALAM NOVEL | |
| PENGARANG | : | ANANDA FAUZIAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-03-17 |
Fauziah, Ananda. 2025. Struktur Naratif dalam Novel Gerundelan Penulis Kere Karya George Orwell. Tesis. Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan sastra Indonesia, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: (1) Dr. Moh. Fatah Yasin, M.Pd., (2) Dr. Sainul Hermawan, M.Hum.
Kata Kunci: Struktur naratif, novel.
Penelitian ini mengungkapkan struktur naratif Gerundelan Penulis Kere dan konstruksi cerita orwell dalam penerapan teori Greimas dalam teks novel. Novel Gerundelan Penulis Kere dipilih sebagai objek penelitian, karena di samping kompleksitas struktural dan nilai kritik yang mendalam, analisis terhadap struktru naratifnya memungkinkan pembedahan yang kaya atas konflik antara idealisem dan tekanan ekomoni, seta mengungkapkan bagaimana pesan sosial yang kuat di sampaikan melalui alur tranformasi yang berakhir dengan kompromi. Novel ini juga dipandang relevan untuk mengkaji kritik terhadap kapitalisme dan alienasi dalam konteks masa kini.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Tujuan utama penelitian ini ialah memahami struktur naratif novel Gerundelan penulis Kere, dengan pendekatan kualitatif. Untuk memahami struktur naratif dan perkembangan karakter dalam novel Gerundelan Penulis Kere. Novel Gerundelan Penulis Kere sebagai sumber data penelitian, pengumpulan data meliputi observasi dan studi dokumentasi.
Dari analisis data, ditemukan 315 kutipan yang dibagi menjadi dua skema: skema aktansial dan skema fungsional. Pertama, ada 219 kutipan yang membentuk skema aktansial, terbagi menjadi enam bagian: 36 kutipan dari pengirim, 37 dari subjek, 37 dari objek, 37 dari penerima, 36 dari penolong, dan 36 dari penentang. Kemudian dikelompokan kembali berdasarkan oposisi biner yang terdiri atas tiga bagian yaitu: A. Relasi subjek versus objek, B. Relasi pengirim versus penerima, C. Relasi penolong versus penentang. Kedua, skema fungsional dengan tiga bagian dan 96 kutipan. Ada 23 kutipan dalam situasi awal, 17 kutipan tahap uji kecakapan, 19 kutipan tentang tahap utama, dan 19 kutipan tentang tahap kegemilangan, serta 18 kutipan dalam situasi akhir. Dengan demikian, struktur aktan menggambarkan perjuangan Gordon sebagai subjek yang berusaha melarikan diri dari kemiskinan, di mana kemiskinan itu sendiri berperan sebagai pengirim dan lawan, didukung oleh pemahaman Gordon namun terhambat oleh sistem sosial ekonomi. Kedua, struktur fungsional menggambarkan transisi Gordon dari kehidupan yang menekan melalui strategi bertahan hidup, termasuk pekerjaan sampingan dan pengelolaan uang, yang berpuncak pada pelunasan utang. Namun, pencapaian ini bukanlah kemenangan, melainkan pengingat yang menyakitkan tentang betapa sulitnya hidup bagi mereka yang kurang beruntung.
Struktur naratif novel Gerundelan Penulis Kere dianalisis menggunakan skema aktansial dan fungsional Greimas. Analisis ini mengungkap pertentangan biner antara idealisme dan materialisme, serta menampilkan alur transformasi tragis protagonis yang berakhir dengan kompromi. Struktur tersebut berfungsi sebagai medium kritik terhadap hegemoni sistem kapitalis dan kegagalan pemberontakan individu.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI