DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Implementasi Program Inovasi Bank Sampah Ceria Pada Kelurahan Banua Anyar Kota Banjarmasin | |
| PENGARANG | : | AYU DEWI SINTHA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-03-25 |
Ayu Dewi Sintha, 2210411220005. Implementasi Program Inovasi Bank Sampah Ceria Pada Kelurahan Banua Anyar, Kota Banjarmasin. Di bawah bimbingan Sidderatul Akbar.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Program Inovasi Bank Sampah Ceria serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan pengelola bank sampah, pihak kelurahan, Dinas Lingkungan Hidup, nasabah, serta masyarakat sekitar. Analisis data dilakukan menggunakan model evaluasi CIPP yang meliputi context, input, process, dan product.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Inovasi Bank Sampah Ceria di Kelurahan Banua Anyar berjalan cukup baik. Pada aspek context, program ini hadir sebagai respons terhadap meningkatnya timbulan sampah di wilayah tersebut. Pada aspek input, program didukung oleh sumber daya manusia yang terstruktur, sarana dan prasarana yang memadai, serta dukungan kemitraan dengan berbagai pihak. Pada aspek process, kegiatan pemilahan dan pengolahan sampah dilaksanakan secara teratur, termasuk inovasi pengolahan sampah organik menjadi pakan ikan. Pada aspek product, program ini memberikan dampak positif berupa pengurangan timbulan sampah, peningkatan kebersihan lingkungan, serta munculnya aktivitas ekonomi masyarakat dari pengolahan sampah.
Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa Program Inovasi Bank Sampah Ceria memberikan kontribusi positif terhadap pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Kelurahan Banua Anyar. Namun demikian, masih terdapat beberapa faktor penghambat dalam pelaksanaannya, seperti keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya sosialisasi kepada masyarakat, serta belum adanya pemisahan pengelolaan bank sampah organik dan anorganik secara khusus. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan dukungan kelembagaan, sosialisasi yang lebih intensif, serta penguatan sarana dan prasarana guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan program yang lebih intensif, serta penguatan sarana dan prasarana guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan program.
Kata kunci: Implementasi Program, Inovasi, Bank Sampah, Pengelolaan Sampah
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI