DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PELAKSANAAN KEWAJIBAN PEMERINTAH DAERAH DALAM MENJAMIN HAN PENDIDIKAN DASAR DI KOTA BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | TITHA NAZWA ADELIEA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-03-31 |
Anak putus sekolah masih menjadi permasalahan pendidikan yang
memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah, termasuk di Kota
Banjarmasin. Permasalahan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kondisi
ekonomi keluarga, rendahnya dukungan keluarga, lingkungan sosial peserta didik,
serta keterbatasan dalam pelaksanaan kebijakan di tingkat pemerintah daerah dan
satuan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan dan upaya
Pemerintah Kota Banjarmasin dalam menekan angka anak putus sekolah serta
mengembalikan anak yang terlanjur putus sekolah ke satuan pendidikan. Penelitian
ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris. Data
diperoleh melalui wawancara dengan Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, serta lima
satuan pendidikan dasar di lima kecamatan di Kota Banjarmasin, yang didukung
dengan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan
penanganan anak putus sekolah bersifat multidimensional, meliputi faktor ekonomi
keluarga, rendahnya motivasi belajar, keterbatasan anggaran, serta kendala
pendataan dan koordinasi antarlembaga. Upaya yang dilakukan meliputi pemberian
bantuan pendidikan dan sosial, pendataan anak putus sekolah, penyediaan alternatif
jalur pendidikan formal dan nonformal, serta kerja sama lintas sektor. Meskipun
telah berjalan, upaya tersebut masih memerlukan penguatan koordinasi dan
keberlanjutan program.
Kata Kunci: Anak Putus Sekolah, Hak Pendidikan Dasar, Pemerintah Daerah,
Kota Banjarmasin.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI