DIGITAL LIBRARY



JUDUL:EVALUASI PASCA PROGRAM REVITALISASI PASAR KESATRIAN KECAMATAN BANJARMASIN TIMUR
PENGARANG:AFINA PUTRI ARGYANTI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-04-02


     Penelitian ini mengkaji evaluasi pasca Program Revitalisasi Pasar Kesatrian Kecamatan Banjarmasin Timur sebagai upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan fungsi pasar tradisional serta kesejahteraan pedagang. Pasar Kesatrian merupakan salah satu pasar tradisional di Kota Banjarmasin yang telah direvitalisasi pada tahun 2016 dan mulai beroperasi kembali pada awal tahun 2017. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai permasalahan pasca revitalisasi yang berdampak pada pemanfaatan fasilitas pasar dan aktivitas perdagangan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program revitalisasi Pasar Kesatrian serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambat yang memengaruhi keberhasilan program tersebut.

     Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pihak pengelola pasar, pedagang, dan pembeli. Evaluasi kebijakan dianalisis menggunakan indikator evaluasi menurut William Dunn (1999) yang meliputi efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepata

     Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi Pasca Program Revitalisasi Pasar Kesatrian secara keseluruhan masih menunjukkan kondisi yang kurang baik. Pada aspek revitalisasi fisik, beberapa indikator seperti kebersihan, kesehatan, dan kemudahan akses transportasi menunjukkan kondisi yang cukup baik, meskipun indikator keamanan masih dalam kondisi kurang baik. Sementara itu, pada aspek revitalisasi manajemen, pengelolaan pasar masih dinilai kurang baik, terutama dalam hal profesionalisme pengelola, pemberdayaan pedagang, serta pengawasan produk bebas bahan berbahaya. Walaupun penerapan SOP dan pelayanan pasar dinilai cukup baik. Secara keseluruhan, revitalisasi pasar telah memberikan beberapa perbaikan pada kondisi fisik pasar, namun masih diperlukan peningkatan manajerial pasca program revitalisasi pasar agar tujuan revitalisasi pasar dapat tercapai secara lebih optimal. Faktor penghambat utama meliputi Keterbatasan Sarana dan Prasarana Pendukung Pasar, Lemahnya Profesionalisme dan Kewenangan Pengelolaan Pasar, Rendahnya Ketertiban dan Kesadaran Pedagang, dan Lemahnya Pengawasan dan Koordinasi Antar Instansi.

     Adapun saran dalam penelitian ini yaitu (1) Program revitalisasi pasar perlu dilakukan secara berkelanjutan dan berkesinambungan (2) Pemerintah dan pengelola pasar perlu meningkatkan pengelolaan pasar secara lebih terarah, serta (3) Kebijakan revitalisasi pasar perlu disesuaikan dengan kebutuhan nyata pedagang.

 

Kata kunci: Evaluasi Kebijakan, Revitalisasi Pasar, Pasar Tradisional

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI