DIGITAL LIBRARY



JUDUL:STRATEGI KEPEMIMPINAN KEPALA PKBM DALAM MEMBANGUN KEMITRAAN DENGAN MASYARAKAT STUDI MULTI SITUS PKBM MERAH PUTIH DAN PKBM AZKA BAMEGA
PENGARANG:HENDRY HERMAWAN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-04-09


PKBM sebagai lembaga pendidikan nonformal berperan penting dalam memperluas akses pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. Permasalahan yang sering muncul meliputi keterbatasan sumber daya, rendahnya keterlibatan tenaga pendidik dalam perencanaan program, serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi kepemimpinan kepala PKBM dalam membangun kemitraan dengan masyarakat, keterlibatan tenaga pendidik dalam mendukung kemitraan, serta strategi komunikasi kepala PKBM dalam memperkuat hubungan dengan pemangku kepentingan.

Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi multi situs pada PKBM Merah Putih dan PKBM Azka Bamega di Kabupaten Kotabaru. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri; teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara induktif dengan model Miles dan Huberman. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber, metode, dan teori, serta dokumentasi sistematis untuk memastikan kredibilitas, transferabilitas, konfirmabilitas, dan dependabilitas.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKBM Merah Putih menerapkan kepemimpinan partisipatif dengan melibatkan tenaga pendidik dalam forum evaluasi rutin dan menjalin kemitraan dengan tokoh masyarakat, meski masih terbatas dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran. Sementara itu, PKBM Azka Bamega menerapkan kepemimpinan struktural yang terpusat, kuat dalam membangun kemitraan dengan komunitas lokal dan pelaku usaha, namun menghadapi tantangan rendahnya partisipasi tenaga pendidik dalam perencanaan program. Temuan lintas situs memperlihatkan bahwa strategi komunikasi kepala PKBM di kedua lembaga dijalankan melalui pola top-down, bottom-up, horizontal, dan lateral, dengan karakteristik yang berbeda.

Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan PKBM sangat ditentukan oleh kepemimpinan kepala PKBM yang adaptif, partisipatif, dan kontekstual. Kepala PKBM perlu mengintegrasikan visi-misi yang jelas, penguatan kapasitas tenaga pendidik, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk membangun kemitraan yang produktif dan berkelanjutan dengan masyarakat, sekaligus memperkuat legitimasi lembaga melalui strategi komunikasi yang efektif dan sesuai dengan konteks sosial budaya.

 

 

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI