DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Strategi Kepemimpinan Agile Menuju Sekolah Adaptif dan Inovatif Studi Multisitus SMAN 1 Pulau Laut Timur dan SMAN 1 Kelumpang Selatan | |
| PENGARANG | : | EDY RAKHMADI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-04-09 |
ABSTRAK
Edy Rakhmadi. 2026. Strategi Kepemimpinan Agile Menuju Sekolah Adaptif dan Inovatif (Studi Multisitus SMAN 1 Pulau Laut Timur dan SMAN 1 Kelumpang Selatan). Tesis Program Magister Administrasi Pendidikan. Program Pasca Sarjana Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing 1: Prof. Drs. Ahmad Suriansyah, M.Pd, Ph.D dan Pembimbing 2: Dr. Sulistiyana, S.Pd, M.Pd
Kata kunci: Kepemimpinan Agile, Sekolah Adaptif, Sekolah Inovatif, Strategi Kepala Sekolah
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepemimpinan agile kepala sekolah dalam mewujudkan sekolah adaptif dan inovatif, dengan fokus pada SMAN 1 Pulau Laut Timur dan SMAN 1 Kelumpang Selatan di Kabupaten Kotabaru. Kajian dilakukan untuk memahami bagaimana kepemimpinan agile dijalankan melalui empat dimensi utama, yaitu strategi kepemimpinan, pengambilan keputusan, pemberdayaan, dan gaya komunikasi.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi multisitus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik tematik berbantuan perangkat lunak NVivo 12. Validitas data diperkuat melalui triangulasi sumber, member check, serta perpanjangan pengamatan, dengan penekanan pada aspek credibility, transferability, dependability, dan confirmability sebagai standar keabsahan penelitian kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepemimpinan agile kepala sekolah diwujudkan melalui adaptasi terhadap perubahan kurikulum, inovasi pembelajaran berbasis teknologi, serta penciptaan budaya kerja yang kolaboratif. Pengambilan keputusan dilakukan secara reflektif dan partisipatif, dengan supervisi konsisten sebagai dasar kebijakan. Pemberdayaan guru dan siswa dijalankan melalui motivasi, pelatihan berkelanjutan, serta dukungan sarana-prasarana, sehingga meningkatkan kapasitas profesional dan keterlibatan aktif warga sekolah.
Gaya komunikasi kepemimpinan agile ditandai oleh keterbukaan, kolaborasi, sensitivitas moral dan emosional, serta adaptabilitas, yang memperkuat kepercayaan dan solidaritas di lingkungan sekolah.
Secara teoritis, penelitian ini memperluas pemahaman tentang relevansi kepemimpinan agile dalam konteks pendidikan daerah, dengan mengonfirmasi dan memperkaya teori-teori seperti Social Cognitive Theory, Theory of Planned Behavior, Organizational Learning Theory, Sociotechnical Systems Theory, dan Social Capital Theory. Secara praktis, penelitian ini memberikan rekomendasi strategis bagi kepala sekolah, guru, pengawas, dan dinas pendidikan dalam mengembangkan model kepemimpinan yang adaptif, inovatif, dan kontekstual.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI