DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | IMPLEMENTASI PROGRAM RUMAH DATA KEPENDUDUKAN DALAM PENINGKATAN LITERASI PUBLIK DI DESA TAMBAK ANYAR KECAMATAN MARTAPURA TIMUR KABUPATEN BANJAR | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD NOVAL | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-04-14 |
ABSTRAK
Muhammad Noval, 2210411210028. Implementasi Program Rumah Data Kependudukan dalam Peningkatan Literasi Publik di Desa Tambak Anyar Kecamatan Martapura Timur Kabupaten Banjar. Di bawah bimbingan M. Nur Iman Ridwan
Program Rumah Data Penduduk (RDK) adalah inisiatif yang dibuat oleh BKKBN melalui Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) yang bertujuan untuk memberikan data kependudukan yang tepat, terbaru, dan mudah diakses oleh masyarakat. Meskipun demikian, pelaksanaan program ini di Kecamatan Martapura Timur masih menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya partisipasi masyarakat yang rendah, keterbatasan pemahaman publik tentang pentingnya data, serta belum maksimalnya penggunaan teknologi yang ada.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan Program RDK dalam upaya meningkatkan literasi masyarakat di Kecamatan Martapura Timur serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambatnya. Analisis dilakukan menggunakan teori pelaksanaan kebijakan Van Meter dan Van Horn yang memfokuskan pada empat aspek: sumber daya, karakteristik organisasi pelaksana, komunikasi antar organisasi dan aktivitas pelaksana, serta kondisi sosial.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Anggota Seksi Analisis Data dan Parameter Kependudukan Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar, pengelola RDK, operator, Kader, Penyuluh KB, perangkat desa, dan masyarakat Martapura Timur, serta observasi langsung dan dokumentasi terhadap kegiatan RDK.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan RDK di Kecamatan Martapura Timur sudah berjalan selaras dengan Instruksi Presiden No. 3 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas, meski belum mencapai optimal. Sosialisasi masih terbatas kepada pengelola, partisipasi komunitas belum merata, dan penggunaan teknologi digital belum maksimal karena rendahnya literasi digital masyarakat. Faktor utama penghambatnya adalah terbatasnya sumber daya manusia, kurangnya pemahaman masyarakat terhadap peran RDK, serta rendahnya koordinasi antara pihak pelaksana.
Diharapkan pemerintah daerah melalui Dinas Sosial P3AP2KB dapat meningkatkan intensitas sosialisasi, memperkuat partisipasi komunitas, serta menyediakan pelatihan literasi digital bagi masyarakat agar keberadaan RDK dapat benar-benar mendukung peningkatan literasi publik.
Kata Kunci: Rumah Data Kependudukan (RDK), Implementasi, Literasi Publik, Martapura Timur
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI