DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | RELASI KUASA DAN KEBERDAYAAN: ANALISIS POWER WITHIN, POWER OVER, POWER TO, DAN POWER WITH PADA KELOMPOK MASYARAKAT (POKMAS) PROGRAM RUKUN TETANGGA (RT) MANDIRI DI KELURAHAN GUNTUNG MANGGIS KOTA BANJARBARU | |
| PENGARANG | : | NAS QOSID | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-04-16 |
Nas Qosid, 2210411210003, 2026. “Relasi Kuasa Dan Keberdayaan: Analisis Power Within, Power Over, Power To, Dan Power With Pada Kelompok Masyarakat (POKMAS) Program Rukun Tetangga (RT) Mandiri Di Kelurahan Guntung Manggis Kota Banjarbaru” Di bawah bimbingan Dewi Purboningsih.
Program "RT Mandiri" di Kota Banjarbaru bertujuan meningkatkan kemandirian finansial dan menanggulangi kemiskinan perkotaan. Namun, pelaksanaannya di Kelurahan Guntung Manggis masih menunjukkan kesenjangan antara target kebijakan dan realita lapangan, seperti dominasi pengurus yang memicu kepasifan anggota, kerugian teknis akibat faktor cuaca, serta kekeliruan interpretasi bantuan modal sebagai hibah perorangan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi proses pemberdayaan Kelompok Masyarakat (POKMAS) melalui teori relasi kuasa Roland (1997) dan Luttrell et al. (2009), sekaligus mengidentifikasi faktor penghambat keberlanjutan program tersebut.
Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif yang mengambil lokus di Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin. Sumber data yang digunakan mencakup data primer melalui wawancara mendalam serta observasi, dan data sekunder berupa dokumen resmi kependudukan serta regulasi terkait. Informan dalam penelitian ini ditentukan secara sengaja, meliputi Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kelurahan, Koordinator dan Penyuluh Perikanan DKP3, para Ketua RT selaku pembina, serta perwakilan anggota dari POKMAS Maju Barokah, Berkah Pondok Gemilang, dan Mandiri Sejahtera Jaya. Seluruh data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik model interaktif Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemberdayaan pada POKMAS Program RT Mandiri di Kelurahan Guntung Manggis telah menunjukkan adanya penguatan dimensi kekuasaan, namun belum merata dan stabil. Dimensi Power With dan Power To menunjukkan progres positif melalui peningkatan keahlian budidaya dan kemampuan berbagi pengalaman teknis kepada pihak lain. Akan tetapi, dimensi Power Within dan Power Over masih menjadi titik lemah karena adanya degradasi komitmen anggota serta kesalah pahaman mengenai bantuan modal yang dianggap sebagai hibah individual. Terdapat faktor penghambat utama yaitu keterbatasan kapasitas teknis dalam menghadapi risiko biologis ikan, fluktuasi harga pakan, masalah keamanan (pencurian), serta hambatan manajerial berupa rekrutmen anggota yang terburu-buru dan kurangnya sosialisasi mendalam oleh pembina kelompok.
Kata Kunci: Program, Pemberdayaan Masyarakat, RT Mandiri, POKMAS.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI